Lewati ke konten utama
EasyLegal Logo
Home
Layanan

PERIZINAN & PENDIRIAN

Layanan inti legalitas bisnis

Pendirian & Pembubaran Badan Usaha

PT, PT PMA, PT Perorangan, CV, Yayasan, Perkumpulan, Firma, Koperasi

Pilih Layanan:
Pendirian PTPT PMAPT PeroranganCVYayasanPerkumpulanFirmaKoperasiPembubaran Perusahaan

Perizinan Usaha

NIB, OSS, PKP, PSE, PKKPR, LKPM

Pilih Layanan:
NIB & OSSPengajuan PKPPengurusan PSEPKKPRPelaporan LKPM

Pengurusan Dokumen Perusahaan

Perubahan Anggaran Dasar, Data Perusahaan, Cabang, Akta Jual Beli/Akuisisi

Pilih Layanan:
Perubahan Akta & ADPembubaran Perusahaan

Penyusunan & Review Perjanjian

Kontrak Bisnis, Kerja Sama

Pilih Layanan:
Kontrak BisnisKerja Sama

PERIZINAN KHUSUS

Layanan perizinan dan dokumen khusus

Pendaftaran HKI

Merek, Paten, Desain Industri, Hak Cipta

Pilih Layanan:
MerekPatenDesain IndustriHak Cipta

Apostille

Legalisasi dokumen lintas negara

Layanan Imigrasi

Visa, KITAS

Pilih Layanan:
VisaKITAS

Perjanjian Pisah Harta

Perjanjian Perkawinan

Pelaporan RUPS

RUPS Tahunan & Luar Biasa

BRAND & UNIT EKOSISTEM

Ekosistem terintegrasi via EasyCorp

EasyOffice

Virtual Office

Alamat Bisnis Prestisius, Layanan Resepsionis, Ruang Meeting

EasyTax

Layanan Perpajakan

Laporan SPT Tahunan Badan, Konsultasi Pajak, Kode Billing Pajak

EasyISO

Sertifikasi ISO

ISO 9001, 14001, 45001, 27001, dan standar lainnya

EasyPress

PR & Media

Publikasi Media Nasional, Siaran Pers

EasyBranding

Branding & Company Profile

Desain Logo, Company Profile, Website, Marketing Kit

Tools
Cek Nama PTCek Nama MerekCek KBLI
ArtikelTestimoniTentang KamiKontak
Konsultasi Gratis

EasyLegal, mitra legalitas bisnis terpercaya untuk UMKM dan pengusaha Indonesia. Proses mudah, harga transparan, didampingi Personal Legal Assistant hingga tuntas.

Customer Care

022 3209 32920817 770 0480817 321 162care@easylegal.id

Partnership

0818 818 090ceo@easylegal.id

Affiliate Program

0817 770 048care@easylegal.id

Call Support

0817 770 048

VIRTUAL OFFICE

  • Jakarta - Sovereign Plaza
  • Jakarta Selatan - Serpong
  • Bekasi - Summarecon
  • Bandung - EasyBuilding

LAYANAN

  • Pendirian PT
  • Daftar Merek
  • NIB & OSS
  • Tata Ruang • PKKPR
  • Pengajuan PKP
  • Sertifikasi ISO
  • Visa & KITAS
  • Press Release
  • Kontrak Bisnis

PERUSAHAAN

  • Tentang Kami
  • Blog & Artikel
  • Testimoni
  • Program Reseller
  • Kerjasama
  • Karier

TOOLS GRATIS

  • Cek Nama PT
  • Cek Nama Merek
  • Cek Kode KBLI
  • FAQ
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
EasyLegal Bandung (Head Office)EasyBuildingJl. Cihampelas No. 201A, Cipaganti, Coblong,Kota Bandung, Jawa Barat 40131
EasyLegal Jakarta (Branch Office)Dewata Office - Sovereign Plaza 12th FloorJl. TB Simatupang No. 36, Cilandak Barat, Cilandak,Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12430
EasyLegal Bekasi (Branch Office)Emerald Commercial Summarecon Bekasi Blok UF No. 10Jl. Bulevar Selatan, Marga Mulya, Bekasi Utara,Kota Bekasi, Jawa Barat 17142

© 2026 EasyLegal.id — Terdaftar PSE Kominfo. All rights reserved.

Beranda>Blog>Pendirian UsahaLegalitas Bisnis

PANDUAN LENGKAP LAPOR LKPM

EA
EasyLegal
•
2 Oktober 2025
•
4 menit baca
PANDUAN LENGKAP LAPOR LKPM

Pengantar LKPM Adalah laporan rutin ke Pemerintah tentang bagaimana usaha kita berjalan. Pemerintah ingin tahu, apakah modal yang ditanam benar-benar dipakai untuk kegiatan usah...

Pengantar

LKPM Adalah laporan rutin ke Pemerintah tentang bagaimana usaha kita berjalan. Pemerintah ingin tahu, apakah modal yang ditanam benar-benar dipakai untuk kegiatan usaha dan apakah usahanya berkembang serta apa saja kendalanya. Laporan ini penting, karena dari situlah pemerintah bisa menilai apakah bisnis kita sehat dan sesui dengan undang-undang yang berlaku.

LKPM juga merupakan sarana komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah, berisi perkembangan realisasi penanaman modal sekaligus kendala yang dihadapi Pelaku Usaha di Lokasi kegiatan usahanya.

Pengertian

LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) adalah laporan wajib bagi pelaku usaha terkait realisasi Penanaman Modan dan kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha. LKPM ini penting karena menjadi sarana komunikasi dengan pemerintah untuk mencari solusi atas hambatan bisnis sekaligus sebagai acuan dalam pengajuan fasilitas penanaman modal.

LKPM wajib dilaporkan secara online bagi semua pelaku usaha, kecuali usaha mikro dengan penanaman modal dibawah Rp. 1 Miliar seperti Perbankan, Lembaga Keuangan non Bank, Asuransi dan Perusahaan Bidang Usaha Hulu Migas. Perlu diingat, LKPM harus dilaporkan untuk seluruh KBLI yang tercantum dalam NIB tanpa terkecuali.

Dasar Hukum

Berikut adalah Dasar Hukum tentang LKPM: 1. UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal “Payung Hukum Penanaman Modal di Indonesia”. 2. Peraturan BKPM (Badan Kordinasi Penanaman Modal) No. 5 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. “Dalam peraturan ini dijelaskan kewajiban pelaporan LKPM secara online melalui OSS-RBA, termasuk jadwal pelaporan dan sanksinya”.

Artikel Terkait

Mungkin kamu juga suka.

PT PMA: Panduan Lengkap Mendirikan Perusahaan Asing di Indonesia (2026)

Legalitas PT

PT PMA: Panduan Lengkap Mendirikan Perusahaan Asing di Indonesia (2026)

5 menit baca
Panduan Praktis Pajak UMKM: Cara Hitung dan Lapor

Pajak

Panduan Praktis Pajak UMKM: Cara Hitung dan Lapor

5 menit baca

Update legalitas tiap minggu

Subscribe newsletter EasyLegal — dapat insight regulasi bisnis terbaru langsung ke inbox.

Tidak ada spam. Unsubscribe kapan saja.

  1. 1Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

“Mengatur kewajiban pelaporan bagi pelaku usaha sesuai tingkat risiko dan skala usaha”.

baca juga: Cara dan Syarat Pendirian PT PMA di Indonesia

Jenis LKPM Berdasarkan Skala Usaha Kewajiban LKPM untuk Usaha Kecil

Kewajiban LKPM untuk Usaha Kecil

Bagi pelaku usaha skala kecil dengan modal usaha lebih dari Rp 1 miliar hingga maksimal Rp 5 miliar (di luar nilai tanah dan bangunan), laporan LKPM harus disampaikan setiap 6 bulan sekali atau per semester. Jenis laporan ini tidak memisahkan antara tahap pembangunan (konstruksi) dan tahap operasional bisnis.

Kewajiban LKPM untuk Usaha Menengah dan Besar

Untuk usaha menengah dengan modal Rp 5–10 miliar serta usaha besar dengan modal di atas Rp 10 miliar (tidak termasuk tanah dan bangunan), LKPM wajib disampaikan setiap 3 bulan sekali (triwulan). Laporan mencakup perkembangan saat persiapan proyek hingga kegiatan operasional atau komersial.

Jadwal Pelaporan LKPM

Berdasarkan Pasal 32 ayat (4) Peraturan BKPM No. 5 Tahun 2021, laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) memiliki jadwal berbeda sesuai skala usaha.

  • Usaha Kecil wajib melaporkan LKPM dua kali setahun:
  • Semester I: paling lambat 10 Juli tahun berjalan.
  • * Semester II: paling lambat 10 Januari tahun berikutnya.
  • Usaha Menengah dan Besar wajib melaporkan LKPM setiap tiga bulan (triwulan):
  • Triwulan I: paling lambat10 April tahun berjalan
  • * Triwulan II: paling lambat 10 Juli tahun berjalan
  • * Triwulan III: paling lambat10 Oktober tahun berjalan
  • * Triwulan IV: 10 Januari tahun berikutnya.

Siapa Yang Berwenang Memantau LKPM?

📖 Baca JugaPanduan Praktis Pajak UMKM: Cara Hitung dan LaporPajak · 5 menit bacaPanduan Praktis Pajak UMKM: Cara Hitung dan Lapor
  • Menurut Pasal 35 Peraturan BKPM No. 5 Tahun 2021, pemantauan LKPM dilakukan oleh beberapa pihak sesuai kewenangan:
  • DPMPTSP Provinsi/Kabupaten/Kota, Administrator KEK, dan Badan Usaha KPBPB untuk LKPM PMDN dengan skala mikro, kecil, menengah, hingga besar.
  • * Kementerian Investasi/BKPM memantau LKPM untuk PMA serta PMDN dengan skala menengah dan besar.

baca juga: Pentingnya Jasa Bikin PKP Perusahaan dan Cara Mendapatkannya

Sanksi Administratif

Pelaku Usaha yang tidak melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) akan dikenakan sanksi administratif. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh skala usaha, baik UMK maupun non-UMK. Bentuk sanksinya dilakukan secara bertahap sebagai berikut:

  1. 1Peringatan Tertulis

Diberikan kepada Pelaku Usaha yang melakukan pelanggaran ringan, misalnya:

  • Tidak menyampaikan LKPM selama 2 periode berturut-turut.
  • * Menyampaikan laporan konstruksi tanpa adanya tambahan nilai investasi selama 4 periode berturut-turut (realisasi nihil).
  1. 1Penghentian Sementara

Dijatuhkan jika pelaku usaha tidak memenuhi kewajiban setelah mendapat peringatan tertulis.

  1. 1Pencabutan Izin Usaha

Dikenakan bila pelaku usaha tetap tidak mematuhi kewajiban pada tahap sebelumnya.

Jangan biarkan usahamu terhambat karena kelalaian LKPM. Bersama EasyLegal, pelaporan LKPM jadi lebih mudah, cepat, dan aman.

UMKMLegalitasBisnisIndonesia
Artikel ini bermanfaat? Share ke teman bisnismu
★ LAYANAN EASYLEGAL

Butuh bantuan legalitas untuk bisnismu?

Konsultasi gratis dengan tim legal EasyLegal. Proses cepat, aman, dan harga transparan.

Lihat Layanan Kami →
EA
Tim Penulis EasyLegal
Spesialis Konsultan Hukum & Legalitas Bisnis
Daftar Isi
Pengantar [LKPM](https://easylegal.id/glossary/lkpm/) Adalah laporan rutin ke Pemerintah tentang bagaimana usaha kita berjalan. Pemerintah ingin tahu, apakah modal yang ditanam benar-benar dipakai untuk kegiatan usaha dan apakah usahanya berkembang serta apa saja kendalanya. Laporan ini penting, karena dari situlah pemerintah bisa menilai apakah bisnis kita sehat dan sesui dengan undang-undang yang berlaku.Pengertian LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) adalah laporan wajib bagi pelaku usaha terkait realisasi Penanaman Modan dan kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha. LKPM ini penting karena menjadi sarana komunikasi dengan pemerintah untuk mencari solusi atas hambatan bisnis sekaligus sebagai acuan dalam pengajuan fasilitas penanaman modal.Dasar Hukum Berikut adalah Dasar Hukum tentang LKPM: **1. UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal **“Payung Hukum Penanaman Modal di Indonesia”. **2. Peraturan BKPM (Badan Kordinasi Penanaman Modal)** **No. 5 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. **“Dalam peraturan ini dijelaskan kewajiban pelaporan LKPM secara online melalui OSS-RBA, termasuk jadwal pelaporan dan sanksinya”. 3. **Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.** “Mengatur kewajiban pelaporan bagi pelaku usaha sesuai tingkat risiko dan skala usaha”.Jenis LKPM Berdasarkan Skala Usaha Kewajiban LKPM untuk Usaha Kecil Kewajiban LKPM untuk Usaha KecilJadwal Pelaporan LKPM Berdasarkan Pasal 32 ayat (4) Peraturan BKPM No. 5 Tahun 2021, laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) memiliki jadwal berbeda sesuai skala usaha.Siapa Yang Berwenang Memantau LKPM?Sanksi Administratif Pelaku Usaha yang tidak melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) akan dikenakan sanksi administratif. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh skala usaha, baik UMK maupun non-UMK. Bentuk sanksinya dilakukan secara bertahap sebagai berikut:
EasyLegal

Diskon 50%

Untuk Layanan Pendirian PT & CV

Konsultasi gratis dengan tim legal EasyLegal. Proses cepat, harga transparan.

Layanan Pendirian PT & CV
Cek via WhatsApp

Tentang EasyLegal

Ikuti update informasi seputar legalitas bisnis lewat media sosial kami.