Syarat dan Proses Pendirian PT (perseroan terbatas) Yang Wajib Ketahui

Syarat dan Proses Pendirian PT (perseroan terbatas) Yang Wajib Ketahui

Syarat dan Proses Pendirian PT (perseroan terbatas) Yang Wajib Ketahui

Siapa yang tidak mengetahui persyaratan untuk mendirikan perseroan terbatas (PT) setelah mengalami perubahan terutama UU cipta kerja. karena persyaratan mendirikan PT pada  UU nomor 40/2007 dan juga UU Cipta Kerja nomor 11 setelah mengalami perubahan yang signifikan. maka kita akan memberikan perbedaan dari kedua syaratan mendirikan perseroan terbatas yang lama dan baru.

Tapi sebelum anda memahami. secara ada baiknya mengenal ringkas tentang perseroan terbatas di bawah ini:

Pengertian PT (perseroan Terbatas)

Perseroan terbatas adalah sebuah perusahaan yang telah menjadi badan hukum untuk kegiatan usaha, baik dalam negeri maupun luar negeri. perseroan terbatas sering di singkat dalam 2 suku kata yaitu PT. Untuk Mendirikan sebuah perseroan terbatas, anda perlu sebuah 2 orang atau lebih sebagai syarat – syarat yang telah dibentuk pada undang – undang nomor 40 tahun 2007.

Modal yang disetorkan minimal 50juta, tapi sekarang tidak ada proses minimal modal, sekarang tergantung oleh pendiri. Selain itu PT memiliki sistem risiko yang baik, karena aset pribadi dan perusahaan tidak akan di bebankan kepada aset pribadi. Pendiri akan hilang aset di perusahaan bila terjadi fail atau kebangkuratan.

Syarat dan Proses Pendirian PT

Pendirian Perseroan Terbatas (PT) adalah langkah penting bagi Anda yang ingin memulai bisnis dengan struktur hukum yang kuat. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara rinci syarat pendirian PT dan proses pendirian PT yang perlu Anda ketahui. Dengan memahami langkah-langkah ini, Anda dapat memulai bisnis dengan lebih percaya diri dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Syarat pendirian pt

Syarat Pendirian PT

  1. Identitas Pendiri
    • Setiap pendiri PT harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
    • Jika pendiri adalah badan hukum, perlu melampirkan akta pendirian dan dokumen terkait lainnya.
  2. Nama PT
    • Nama PT harus unik dan belum digunakan oleh perusahaan lain.
    • Nama tidak boleh bertentangan dengan norma kesusilaan dan ketertiban umum.
  3. Modal Dasar
    • Modal dasar minimal yang ditetapkan oleh undang-undang adalah Rp 50 juta, dengan minimal 25% dari modal dasar harus disetor penuh.
  4. Alamat PT
    • PT harus memiliki alamat domisili yang jelas dan valid.
  5. Akta Pendirian
    • Akta pendirian harus dibuat oleh notaris dalam Bahasa Indonesia.
  6. Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP)
    • Dokumen ini diperlukan sebagai bukti bahwa PT memiliki alamat domisili yang sah.

Baca Yang Terkait  :  Jasa Pembuatan PT

Syarat Mendirikan Pendirian Perseroan Terbatas (PT) Sesudah Perubahan

Syarat pendirian pt

Syarat perseroan terbatas setelah perubahan lebih sedikit dan efektif diantaranya :

  1. Mendirikan PT bisa dilakukan satu orang. Tapi statusnya sebagai perseroan terbatas perorangan. Ini bisa dilakukan untuk usaha berskala mikro atau kecil.
  2. Status badan hukum melalui keputusan Kemenkumham setelah SK menteri keluar.
  3. Modal dasar sebagai syarat perseroan terbatas (PT) dihapuskan. Maka pengusaha akan lebih mudah mendirikan PT.
  4. TDP digantikan oleh NIB semenjak sistem OSS diberlakukan.
  5. Perizinan usaha menjadi 4 kategori berdasarkan risiko usaha.
    • Usaha berisiko rendah
    • Usaha menengah rendah
    • Usaha Menengah tinggi
    • Usaha berisiko tinggi
  6. Perseroan terbatas (PT) perorangan tidak diwajibkan memiliki amdal. Tetapi digantikan dengan SPPL (surat pernyataan kesanggupan pengelolaandan pemantauan lingkungan hidup)

Baca Hal Terkait : Jasa Pendirian PT Perorangan

Proses Pendirian PT

  1. Pembuatan Akta Pendirian
    • Datang ke notaris untuk membuat akta pendirian. Notaris akan membantu Anda menyusun anggaran dasar yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
  2. Pengajuan Nama PT
    • Mengajukan nama PT ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan persetujuan nama.
  3. Pendaftaran Akta Pendirian
    • Setelah akta pendirian dibuat dan disetujui, notaris akan mendaftarkan akta tersebut ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan pengesahan sebagai badan hukum.
  4. Pengurusan NPWP dan SKT Pajak
    • Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat.
  5. Pembuatan NIB dan Izin Usaha
  6. Pendaftaran ke BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan
    • Mendaftarkan perusahaan dan karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Kesimpulan

Pendirian PT membutuhkan persiapan yang matang dan pemahaman terhadap syarat dan proses yang berlaku. Dengan memenuhi semua syarat pendirian PT dan mengikuti proses pendirian PT yang benar, Anda dapat membangun bisnis yang legal dan terstruktur. Semoga panduan ini bermanfaat untuk Anda yang sedang merencanakan pendirian PT. Jangan ragu untuk menghubungi ahli hukum atau konsultan bisnis jika membutuhkan bantuan lebih lanjut.

Dengan mematuhi setiap langkah dan persyaratan yang telah disebutkan, Anda bisa memastikan bahwa proses pendirian PT Anda berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selamat mendirikan PT dan semoga sukses dalam menjalankan bisnis Anda!

Kontak Konsultasi Legal

 

Syarat Pendirian PT PMA Dan Prosedur Pembuatan Perusahaan

Syarat Pendirian PT PMA Dan Prosedur Pembuatan Perusahaan

Ketika anda memiliki rekan bisnis dari orang asing, lalu mengajak untuk bisnis di negara Indonesia. Maka anda memerlukan perusahaan, namun perusahaan yang didirikan dengan orang asing. ada persyaratan yang berbeda dengan mendirikan perusahaan pada umumnya.

Perusahaan ini biasa disebut PT PMA, Apakah anda sudah tau tentang Perseroan terbatas penanaman modal asing ? Marik simak secara dibawah sebelum kita membahas tentang syarat pt pma

Pengertian Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing (PT PMA)

syarat pendirian pt pma

Perseroan terbatas penanaman modal asing ini biasa disingkat menjadi PT PMA. Sesuai dengan istilahnya. Penanaman modal asing sebuah kegiatan menanamkan modal dari orang asing ke negara indonesia. Kegiatan menanamkan modal asing bisa dilakukan dengan sepenuhnya modalnya berasal dari investor asing maupun hasil patungan dengan penanam modal dari dalam negeri.

PMA dapa berupa investasi langsung seperti membuka pabrik baru atua membeli saham dari perusahaan loka. Penanam modal ini sebuah investasi tidak langsung seperti membeli obligasi atau menyimpan uang di bank lokal

Manfaat PT PMA

Ada manfaatnya jika anda mendirikan sebuah PT PMA untuk negara maupun masyarakat sekitar diantara lain:

  • Meningkatkan produktivitas dengan membawa teknologi yang lebih maju sehingga daerah tersebut bisa lebih maju ketika investor asing menanamkan modal di indonesia. secara tidak langsung, produktivitas perusahaan dan sektor industri agak mengalami peningkatkan
  • Masuknya penanam modal asing bisa menciptakan lapangan kerja sehingga bisa mengurangi pengangguran di daerah tersebut. Selain itu, jangkauan pasar mereka ke negara – negara lebih luas dan dapat meningkatkan ekspor.
  • Penanaman modal asing memberikan dampak kepada pendapatan negara melalui pajak yang dibayarkan oleh perusahaan asing yang berinvestasi.
  • Kualitas barang dan jasa yang dihasilkan indonesia akan meningkat, karena teknologi yang dibawah investor asing bisa dari negara – negara maju. Dampak ini menjadi kesempatan emas untuk negara – negara yang masih berkembang bisa memanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi di negaranya.

Syarat Pendirian PT PMA

Syarat Pendirian PT PMA

Ada syarat pendirian pt pma yang harus diikuti  investor asing yang tertera dalam perundang – undangan  badan koordinasi penanaman modal (BKPM). Ini syarat untuk mendirikan PT PMA di indonesia antara lain.

1. Modal Minimal RP 10 Miliar

Dalam pasal 7 ayat 1 Perpres 10/201. Jika penanam modal asing bisa melakukan kegiatan usaha pada usaha besar. Maka nilai investasi paling kecil yaitu 10 miliar. dan penanaman modal asing tidak diizinkan melakukan kegiatan usaha seperti mikro, kecil dan menengah di indonesia.

2. Memenuhi Perizinan Usaha berbasis Resiko

Perusahaan PMA hanya untuk usaha besar. Maka perizinan usaha usaha yang perlukan oleh PT PMA tidak hanya NIB. Tetapi, sertifikat standar atau izin dari tingkat risikonya. Ada artikel kami yang membahas NIB dari berbagai usaha. Silahkan baca artikel tentang Cara membuat NIB PT PMA. 

Perizinan usaha bagi PT PMA diterbitkan oleh OSS atas nama menteri/kepala lembaga pemerintah non kementerian yang merupakan wewenang pemerintah pusat.

3. Izin BKPM

Modal asing harus memiliki izin dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM). Maka dividen yang diperoleh pemilik saham, dibayarkan mengikuti perundang – undangan yang berlaku.

4. Memiliki Legalitas

Badan usaha seperti PT PMA harus memiliki legalitas yang jelas. Seperti akta pendirian, SK pendirian perusahaan dari Kemenkumham, NIB dari OSS dan perizinan lain sesuai dengan jenis usaha.

5. Pekerja Tedaftar

Jika ada pekerja asing. Maka perusahaan harus memperoleh izin dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Selain itu, pekerjaan juga harus memiliki visa atau kitas yang sesuai.

6. Direktur dan Komisaris WNI

Dalam UU perseroan terbatas tidak mengatur dala posisi direktur dan komisari harus Wajib ber-KTP indonesia. Tetapi, penerbitan NPWP, petugas pajak biasanya menyarankan agar posisi direktur utama PT PMA yaitu warga negara indonesia (WNI).

Tujuan agar menghindari kasus pelanggaran pajak oleh PT PMA. Jika direks PT PMA merupakan WNA dan kembali ke negara asalnya. Maka kan sulit untuk melacaknya. Apalagi jika ingin mengangkat direksi dari WNA. minimal harus memiliki Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) yang menunjukkan WNA itu berdomisili tetap di wilayah Indonesia.

7. Wajib Membuat Laporan Keuangan Dan Bayar Pajak

Jika PT PMA sudah secara resmi beroperasi, maka wajib menyerahkan laporan keuangan dan pajak secara rutin sesuai ketentuan yang berlaku.

Maka kita bisa masuk dalam prosedur pendirian PT PMA yang ada di Indonesia.  silahkan simak dibawah ini:

Baca juga : Jasa Pendirian PT 

Langkah Prosedur Mendirkan PT PMA Di Indonesia

UU Cipta Kerja bisa berubah – rubah dalam dunia bisnis di indonesia. Pengaruh pendirian PT PMA Indonesia. Yaitu karena penanaman modal asing bisa melakukan kegiatan usaha skala besar.  perusahaan dari penanaman modal biasa berbentuk persekutuan Modal atau PT, maka ini langkah prosedur pendirian PT PMA di indonesia :

1. Mempersiapkan dokumen Pendirian PT PMA

Ketika anda sudah mememutuskan untuk mendirikan PT PMA, Ada dokumen pendirian PT yang harus dilampirkan Yaitu:

  • Pernyataan elektronik dari pemohon untuk dokumen pendirian PT yang sudah lengkap
  • salinan akta pendirian PT PMA yang diunggah ke SABH
  • Minuta akta Pendirian PT atau Perubahan pendirian PT
  • Foto/scan NPWP Perusahaan
  • Foto/scan KTP para Pendiri
  • Foto/scan NPWP para Pendiri
  • Bukti setor modal PT
  • Salinan slip setoran atau surat keterangan bank atas nama PT atau rekening bersama atas nama pendiri atau surat pernyataan telah menyetor modal PT yang ditangani oleh para pendiri.
  • Asli surat keterangan penilaian dari ahli yang terafiliasi atau bukti pembelian barang. Jika setoran modal bukan uang maka sertai bukti pengumuman dalam surat kabar.
  • Salinan surat keterangan alamat lengkap PT dari pengelola gedung atau instansi yang berwenang.

2. Pengurusan Perizinan Usaha PT PMA Di Indonesia

Ketika PT PMA berhasil didirkan. Maka langkah selanjutnya yaitu mengurus perizinan berusaha. Ada 2 hal yang wajib diketahui dalam pengurusan berusaha PT PMA yaitu:

1. Memenuhi Persyaratan dasar berupa :

  • kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang
  • persetujuan lingkungan
  • persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan sertikat Laik Fungsi (SLF)

2. Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Perizianan berusaha berbasis risiko salah satu izin berusaha berdasarkan tingkat risiko atau KBLI. serta perizinan berusaha untuk kebelangsungan usaha. dalam izin terbagi menjadi beberapa bagian:

  • Kegiatan usaha tingkat risiko rendah perizinan berusaha berupa nomor induk berusaha (NIB)
  • Kegiatan usaha tingkat risiko menengah rendah dan tinggi membutuhkan berupa NIB dan Sertifikat Standar
  • Kegiatan usaha tingkat Risiko tinggi membutuhkan NIB dan izin

Perizinan berusaha diterbitkan oleh lembaga OSs yang nantinya digunakan PT PMA untuk menjalankan kegiatan operasinal sesuai dengan tingkat risiko. Jika melihat persyaratan mendirikan PT PMA cukup banyak dan rumit. Anda bisa menggunakan jasa pendirian PT PMA untuk memudahkan proses pendirian maupun perizinannya.

Legal kami untuk informasi Perseroan Terbatas

 

 

Penanaman Modal Asing: Pengertian, Syarat Membuat Perusahaan

Penanaman Modal Asing: Pengertian, Syarat Membuat Perusahaan

Penanaman Modal Asing: Pengertian, Syarat Membuat Perusahaan Asing

Apakah Anda sudah tau tentang penanaman modal asing ? sebuah perusahaan dari luar negeri ke dalam negara. Biasanya PMA ini dilakukan dalam membentuk pendirian perusahaan, pembelian saham atau  joint venture dengan perusahaan lokal. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian, syarat, dan peraturan terkait penanaman modal asing di Indonesia.

Entitas asing bisa menjadi tujuan untuk memperoleh keuntungan dari bisnis yang dijalankan di negara, misalnya indonesia. Investasi ini sering melibatkan transfer teknologi, peningkatan kapasitas produksi dan lapangan kerja baru. Meningkatnya pertumbuhan suatu negara yaitu mendatangkan dana segar dari luar negeri.

Perusahaan Penanaman Modal Asing

penanaman modal asing

Perusahaan penanaman modal asing (PMA) adalah perusahaan yang sebagian atau seluruh modalnya dimiliki oleh investor asing. Perusahaan ini bisa berbentuk perseroan terbatas (PT) dan harus mematuhi berbagai peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. PMA sering kali memiliki keunggulan kompetitif karena dapat membawa teknologi dan keahlian baru yang tidak dimiliki oleh perusahaan lokal.

Syarat Penanaman Modal Asing

Untuk mendirikan perusahaan penanaman modal asing di Indonesia, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

  1. Bidang Usaha Terbuka untuk PMA: Tidak semua sektor bisnis di Indonesia terbuka untuk orang luar negeri. Pemerintah Indonesia memiliki daftar negatif investasi (DNI) yang mengatur bidang usaha mana yang terbuka dan tertutup bagi investasi asing.
  2. Modal Minimum: Pemerintah Indonesia menetapkan syarat modal minimum yang harus dipenuhi oleh perusahaan PMA. Saat ini, modal minimum untuk mendirikan PMA adalah sebesar IDR 10 miliar, dengan modal disetor minimal IDR 2,5 miliar.
  3. Pendirian Perseroan Terbatas (PT): PMA harus didirikan dalam bentuk perseroan terbatas (PT) sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas di Indonesia. Proses pendirian PT melibatkan pembuatan akta notaris, pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM, serta pendaftaran di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
  4. Izin dan Lisensi: Selain pendaftaran perusahaan, PMA juga harus memperoleh berbagai izin dan lisensi yang diperlukan untuk menjalankan operasional bisnis. Izin ini bisa berupa izin lokasi, izin lingkungan, dan izin operasional lainnya tergantung pada jenis usaha yang dijalankan.

Peraturan Penanaman Modal Asing Terbaru

Pemerintah Indonesia terus memperbarui peraturan terkait penanaman modal asing untuk menarik lebih banyak investor yang mencakup :

  • Omnibus Law: Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang diundangkan pada tahun 2020 memperkenalkan berbagai reformasi untuk mempermudah proses investasi di Indonesia, termasuk untuk investor asing. Salah satu perubahan penting adalah penyederhanaan perizinan dan pengurangan daftar negatif investasi.
  • Online Single Submission (OSS): Sistem OSS yang diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia memungkinkan investor untuk mengurus perizinan secara online, sehingga mempercepat dan mempermudah proses pendirian perusahaan PMA

Kesimpulan

Penanaman modal asing adalah salah satu kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing Indonesia di pasar global. Dengan memahami pengertian, syarat, dan peraturan perusahaan PMA, Anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk memanfaatkan peluang investasi yang ada. Pemerintah Indonesia terus melakukan reformasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, sehingga mendukung pertumbuhan perusahaan PMA di tanah air.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk memahami lebih dalam tentang penanaman modal asing di Indonesia. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau membutuhkan bantuan dalam proses pendirian perusahaan perseroan terbatas PMA, bisa lebih detailnya terkait jasa pendirian PT PMA

Silahkan hubungi Konsultan Legal kami untuk mendapatkan Konsultasi Gratis tentang Legalitas Perusahaan.


Phone: 0817 770 048
Whatsapp: 0817 770 048
Email: care@easylegal.id
Alamat : Jasa Pendirian PT PMA, Ruko Metro Trade Center, Jl. Soekarno Hatta No.590 Blok A-26, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia

Contoh Perseroan Terbatas di Indonesia Dan Perannya

Contoh Perseroan Terbatas di Indonesia Dan Perannya

Contoh Perseroan Terbatas di Indonesia Dan Perannya

Di indonesia, terdapat perusahaan atau bisnis dalam bentuk hukum yang berbeda – beda. Namun PT terbilang lebih banyak dari badan hukum lain. Jadi di artikel ini kita akan memberikan contoh perseroan terbatas yang ada di indonesia.  Anda bisa temukan mulai dari perusahaan besar yang populer di perkotaan maupun di daerah terpencil. Tujuannya memberikan gambaran lebih nyata tentang bagaimana model bisnis ini

Ringkasnya perusahaan PT yaitu perseroan tertuju pada modal PT yang terdiri dari sero – sero atau saham – saham . Lalu kata terbatas tertuju pada tanggung jawab pemegang saham yang luas terbatas pada nilai nominal saham yang dimiliki.

Jadi perseroan terbatas adalah badan hukum yang dibentuk melalui perjanjian untuk melakukan kegiatan usaha dari modal dasar yang berasal dari seluruh pemegang saham yang disetorkan lalu nilainya di ubah menjadi bentuk saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang – undang serta peraturan pelaksananya.

Contoh Perseroan Terbatas di Indonesia

Indonesia, sebagai ekonomi yang berkembang dengan cepat, memiliki berbagai contoh perseroan terbatas yang beroperasi di berbagai sektor. Berikut adalah beberapa contoh perusahaan perseroan terbatas yang telah berhasil menerapkan model bisnis ini:

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Salah satu bank terbesar di Indonesia yang menyediakan berbagai layanan keuangan dan memiliki jaringan luas di seluruh negeri.

PT Astra International Tbk

Perusahaan konglomerat dengan kepentingan di berbagai sektor seperti otomotif, agribisnis, alat berat, dan lainnya.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Perusahaan ini beroperasi di sektor makanan dan telah menjadi salah satu produsen makanan terbesar di Indonesia dengan produk-produknya yang dikenal luas.

PT Pertamina

Contoh Perseroan Terbatas di indonesia

 

PT perusahaan minyak nasional atau dikenal dengan nama pertamina.  pada tanggal 10 Desember 1957 sebagai lahirnya pertaminan. Pada 1960 PT permina berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) permina. Lalu bergabung dengan PN Pertamin menjadi PN peertambangan minyak dan Gas bumi Negara (Pertamina) pada 20 Agustus 1968.

PT Kimia Farma Terbuka (Tbk)

Kimia farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di indonesia yang berdiri di Pemerintah Hindia Belanda pada 1817 yang beranam NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co.

Pada 1958. Pemerintah indonesia melebur sejulah perusahaan farmasi menjadi perusahaan negara farmasi (PNF). Kemudian pada 16 Agustus 1971. berbentuk badan hukum PNF menjadi perseroan terbatas yaitu Kimia Farma (persero)

Baca juga :

Peran Perseroan Terbatas dalam Ekonomi Indonesia

Contoh perseroan terbatas di Indonesia seperti yang disebutkan di atas menunjukkan betapa pentingnya model bisnis ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Perseroan terbatas memungkinkan pengumpulan modal yang efisien, manajemen profesional, dan pembagian risiko yang adil antara pemegang saham, menjadikannya instrumen vital dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Baca Juga : Rekomendasi Nama PT Yang Mudah Diingat Dan Diucapkan

Kesimpulan

Dengan melihat contoh perseroan terbatas yang berhasil di Indonesia, kita dapat memahami lebih lanjut mengapa struktur ini dipilih oleh banyak pengusaha dan investor. Keberhasilan PT Bank Rakyat Indonesia, PT Astra International, dan PT Indofood Sukses Makmur menunjukkan efektivitas perseroan terbatas dalam menavigasi pasar yang dinamis dan kompetitif. Struktur ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi tetapi juga memainkan peran kunci dalam penciptaan lapangan kerja dan inovasi di Indonesia.

Dengan demikian, perseroan terbatas terbukti bukan hanya teori hukum dan bisnis, tetapi juga praktik nyata yang membawa dampak positif bagi banyak pihak. Melalui contoh-contoh nyata ini, kita dapat lebih mengapresiasi bagaimana struktur ini membantu dalam membentuk lansekap bisnis modern Indonesia.

Silahkan hubungi Konsultan Legal kami 


Phone: 0817 770 048
Whatsapp: 0817 770 048
Email: care@easylegal.id

Pengertian PT dan Contohnya, Ini Penjelasan Lengkapnya

Pengertian PT dan Contohnya, Ini Penjelasan Lengkapnya

Pengertian PT dan Contohnya, Ini Penjelasan Lengkapnya

Sudahkan Anda tahu apa pengertian PT dan contohnya?

Perseroan terbatas adalah salah satu bentuk badan usaha yang digunakan dalam dunia bisnis. Dikenal juga dengan singkatannya, PT, perseroan terbatas menawarkan struktur kepemilikan yang fleksibel dengan berbagai keuntungan bagi para pemegang saham. Pada artikel ini, kita akan membahas arti perseroan terbatas dan mengenal lebih jauh pengertian, tujuan, serta contoh penerapannya. Simak pembahasan selengkapnya berikut ini hingga selesai!

Pengertian PT Dan Contohnya

Pengertian PT dan Contohnya

Sangat penting bagi kita untuk tahu pengertian PT dan contohnya. PT adalah singkatan dari Perseroan Terbatas, yang merupakan bentuk badan usaha yang terbatas di Indonesia. Secara umum, Perseroan Terbatas adalah suatu bentuk perusahaan yang memiliki keterbatasan tanggung jawab pemiliknya terhadap utang perusahaan.

Dalam konteks hukum di indonesia, pengertian perseroan terbatas adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian untuk menjalankan kegiatan usaha dengan modal saham yang seluruhnya dimiliki oleh pemegang saham. Modal ini terbagi dalam bentuk saham dan tanggung jawab para pemegang saham terbatas pada jumlah saham yang dimiliki.

Artinya, pemilik atau pemegang saham hanya bertanggung jawab atas kerugian perusahaan sejauh modal yang telah disetor.

Perseroan Terbatas dalam Bahasa Inggris

Dalam bahasa Inggris, perseroan terbatas dikenal dengan istilah “Limited Liability Company” atau disingkat LLC. Konsep ini mirip dengan perseroan terbatas di Indonesia, di mana tanggung jawab pemegang saham terbatas pada jumlah modal yang mereka tanamkan.

Apa yang Dimaksud dengan Perseroan Terbatas?

Apa yang kamu ketahui tentang perseroan terbatas? Jika masih belum jelas, mari kita simpulkan bahwa perseroan terbatas adalah badan usaha berbadan hukum yang modalnya terbagi dalam saham, dan tanggung jawab para pemegang saham terbatas pada jumlah modal yang dimilikinya. Badan usaha ini diatur oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Tujuan Perseroan Terbatas

Setiap perseroan terbatas didirikan dengan tujuan khusus. Secara umum, tujuan dari pembuatan PT (perseroan terbatas) meliputi:

  1. Mengumpulkan Modal: Dengan saham yang terbagi-bagi, lebih mudah untuk mendapatkan modal dari berbagai pihak.
  2. Pembatasan Tanggung Jawab: Pemegang saham hanya bertanggung jawab pada saham yang dimilikinya.
  3. Kontinuitas: Keberlangsungan perusahaan lebih terjamin, meskipun ada perubahan kepemilikan.
  4. Diversifikasi Kepemilikan: Saham yang dapat dimiliki banyak pihak memungkinkan kepemilikan bisnis yang lebih tersebar.

Ciri-Ciri Perseroan Terbatas (PT)

Setelah memahami pengertian dan contoh perseroan terbatas di Indonesia, mari kita kupas lebih jauh mengenai ciri-ciri unik dan profil dari badan usaha ini. Berikut adalah beberapa karakteristik umum dari Perseroan Terbatas (PT):

1. Modal Terbagi dalam Saham

Salah satu ciri-ciri perseroan terbatas yang paling mendasar adalah modalnya yang terbagi dalam bentuk saham. Pemilik saham ini disebut sebagai pemegang saham, dan mereka memiliki hak sesuai jumlah saham yang dimiliki.

Modal perusahaan terbagi ke dalam saham-saham, dan pemilik perusahaan disebut sebagai pemegang saham. Saham-saham ini dapat diperdagangkan di pasar saham.

2. Tanggung Jawab Terbatas

Pemegang saham hanya bertanggung jawab sejauh modal yang telah disetor. Pribadi atau aset pribadi pemilik tidak dapat digunakan untuk membayar utang perusahaan.

3. Hak-Hak Pemegang Saham

Pemegang saham memiliki hak untuk mendapatkan dividen, hak pilih dalam rapat umum pemegang saham, dan hak-hak lain sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam anggaran dasar perusahaan.

4. Kepemimpinan dan Manajemen

PT memiliki struktur organisasi yang melibatkan pemilik (pemegang saham) dan manajemen yang bertanggung jawab untuk menjalankan operasional sehari-hari perusahaan.

5. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

PT memiliki dokumen hukum yang disebut Anggaran Dasar (AD) yang mengatur struktur dan kegiatan perusahaan. Anggaran Rumah Tangga (ART) juga dapat digunakan untuk mengatur hal-hal tertentu yang tidak tercakup dalam Anggaran Dasar.

Pendirian dan pengelolaan PT diatur oleh Undang-Undang di Indonesia, dan proses pendiriannya melibatkan pendaftaran, pengesahan anggaran dasar, dan langkah-langkah lain sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

6. Peraturan Ketat

Perseroan terbatas diatur oleh Undang-Undang Perseroan Terbatas. Badan usaha ini harus mematuhi berbagai persyaratan hukum, termasuk pelaporan keuangan yang diaudit.

  1. Kehidupan Panjang: Perseroan terbatas dapat terus beroperasi tanpa batas waktu, terlepas dari perubahan kepemilikan atau kematian pemegang saham.
  2. Tujuan Bisnis: Perseroan terbatas dibentuk untuk mengejar tujuan bisnis yang jelas dan umumnya berorientasi pada keuntungan.

Profil Perseroan Terbatas

Profil perseroan terbatas biasanya menggambarkan informasi lengkap mengenai perusahaan, termasuk struktur organisasinya, visi dan misinya, serta sektor bisnis yang ditekuni. Sebagai contoh profil PT yang umum:

  • Nama Perusahaan: Nama resmi yang terdaftar secara hukum.
  • Bidang Usaha: Industri atau sektor spesifik yang digeluti.
  • Struktur Manajemen: Biasanya terdiri dari direksi dan komisaris.
  • Pemegang Saham: Daftar pemilik saham dan presentase kepemilikan mereka.
  • Visi dan Misi: Gambaran mengenai tujuan jangka panjang dan nilai-nilai yang dipegang perusahaan.
  • Alamat dan Kontak: Informasi mengenai kantor pusat atau kantor cabang.

Profil perseroan terbatas ini biasanya juga disertai laporan keuangan yang memberikan gambaran kinerja perusahaan dalam periode tertentu.

Contoh Perseroan Terbatas

Contoh perseroan terbatas yang terkenal di Indonesia termasuk berbagai perusahaan besar seperti PT Telkom Indonesia Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk. Perusahaan-perusahaan ini telah menjadi pionir dalam pengelolaan bisnis di Indonesia dan memiliki struktur organisasi yang kompleks.

Contoh PT yang Ada di Indonesia

Pengertian PT dan contohnya di Indonesia bisa bermacam-macam, dari sektor usaha yang berbeda. Berikut adalah beberapa contoh perusahaan PT yang mungkin Anda kenal:

1. PT Astra International Tbk

Perusahaan ini bergerak dalam berbagai sektor, termasuk otomotif, agribisnis, pertambangan, dan infrastruktur. Astra International merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia.

2. PT XL Axiata Tbk

Beroperasi dalam industri telekomunikasi, XL Axiata menyediakan layanan seluler, internet, dan layanan komunikasi lainnya.

3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Indofood adalah perusahaan yang terkemuka di bidang industri makanan. Mereka memproduksi berbagai produk makanan dan minuman, termasuk mi instan, biskuit, dan produk lainnya.

4. PT Telkom Indonesia Tbk

Telkom Indonesia adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia yang menyediakan layanan telekomunikasi, internet, dan televisi kabel.

5. PT Unilever Indonesia Tbk

Unilever Indonesia adalah bagian dari perusahaan konsumen global Unilever. Mereka fokus pada produksi dan distribusi produk-produk konsumen seperti makanan, minuman, produk kebersihan, dan kecantikan.

6. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

Sebagai produsen semen terbesar di Indonesia, perusahaan ini berkontribusi pada industri konstruksi dan pembangunan di negara tersebut.

7. PT Indo Tambangraya Megah Tbk

Perusahaan ini bergerak di sektor pertambangan batu bara dan merupakan salah satu produsen batu bara terkemuka di Indonesia.

8. PT Adaro Energy Tbk

Adaro Energy adalah perusahaan yang berfokus pada sektor pertambangan batu bara dan energi terbarukan.

Kesimpulan

Dengan pemahaman ini, Anda sekarang lebih mengenal arti perseroan terbatas dan bagaimana perseroan terbatas berperan dalam dunia bisnis modern. Pemahaman tentang apa itu perseroan terbatas dan definisi perseroan terbatas ini penting bagi siapa saja yang ingin memahami struktur bisnis di Indonesia.

Tidak hanya dari pengertian saja, ciri-ciri perseroan terbatas dan melihat profilnya secara umum dan contohnya PT yang ada di indonesia, untuk lebih detail bisa cek artikel tentang contoh perseroan terbatas

Silahkan hubungi Konsultan Legal kami untuk informasi Pengertian PT Dan Contohnya


Phone: 0817 770 048
Whatsapp: 0817 770 048
Email: care@easylegal.id
Layanan: Jasa Pendirian PT | Jasa Pendirian PT PMA | Jasa Pendirian PT Perorangan | Jasa Pendirian CV | Jasa Pendirian Yayasan | Jasa Pendirian Perkumpulan | Jasa Pendaftaran Merek | Layanan perizinan usaha lainnya
Liputan Media: Jawapos | Tribunnews | Kontan | Sindonews | Detik.com | JPNN | IDN Times | Industry.co.id

Masa Berlaku Jabatan Direksi dan Dewan Komisaris

Masa Berlaku Jabatan Direksi dan Dewan Komisaris

Masa berlaku jabatan direksi dan dewan komisaris

Pada dasar jabatan direksi itu bentuk badan hukum yang diakui memiliki identitas hukum terpisah dari pemiliknya. Perseroan Terbatas (PT) didukung oleh struktur organisasi yang terdiri dari beberapa organ penting, masing-masing dengan peran strategis dalam pengelolaan perusahaan.

1. Struktur Organ Perseroan Terbatas

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

Rapat Umum Pemegang Saham

Sebagai organ paling tinggi di PT, RUPS memiliki wewenang khusus yang tidak dimiliki oleh Direksi atau Dewan Komisaris. RUPS dapat diadakan di lokasi kantor pusat perusahaan atau di tempat usaha utama.

RUPS juga bisa diselenggarakan melalui telekonferensi atau video konferensi, memungkinkan semua peserta untuk saling melihat dan mendengar, serta aktif berpartisipasi dalam rapat.

Dewan Komisaris

  • Terdiri dari satu atau lebih anggota, Dewan Komisaris memiliki tugas mengawasi kinerja Direksi dan memberikan nasihat manajemen.
  • Dewan ini berperan vital dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan penerapan etika dalam perusahaan.

Direksi

  • Terdiri dari satu atau lebih anggota, Direksi bertanggung jawab atas pengelolaan operasional perusahaan sehari-hari.
  • Mereka merancang strategi, mengambil keputusan bisnis, dan mengelola sumber daya perusahaan.

Baca juga : struktur organisasi perseroan terbatas

2. Masa Jabatan dan Pengangkatan Ulang

Masa Jabatan dan Pengangkatan Ulang

Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Direksi dan Komisaris diangkat untuk periode waktu tertentu, yang biasanya tiga atau lima tahun, dan dapat diangkat kembali. Pengangkatan ulang Direksi dan Komisaris memerlukan keputusan dari RUPS, dan perubahan terkait harus dicatat dalam akta notaris serta dilaporkan kepada Menteri paling lambat 30 hari setelah akta tersebut ditandatangani.

Pemegang saham bisa membuat keputusan tanpa RUPS asalkan semua pemegang saham telah diberitahu dan menyetujui usulan secara tertulis. Keputusan semacam ini memiliki kekuatan hukum yang sama dengan keputusan yang dibuat dalam RUPS yang resmi.

Baca juga : Cara Membuat PT 

Untuk pertanyaan lebih lanjut atau bantuan terkait dengan Perseroan Terbatas, jangan ragu untuk menghubungi tim konsultan kami. Kami siap membantu Anda dengan informasi yang akurat dan bermanfaat.

Kontak Pelayanan Konsultasi


Phone: 0817 770 048
Whatsapp: 0817 770 048
Email: care@easylegal.id
Layanan: Jasa Pendirian PT | Jasa Pendirian PT PMA | Jasa Pendirian PT Perorangan | Jasa Pendirian CV | Jasa Pendirian Yayasan | Jasa Pendirian Perkumpulan | Jasa Pendaftaran Merek | Layanan perizinan usaha lainnya

Ini Perbedaan Kriteria UMK dan Non UMK

Ini Perbedaan Kriteria UMK dan Non UMK

Ini Perbedaan Kriteria UMK dan Non UMK

Perbedaan UMK dan Non UMK – Pada tahun 2020, terjadi perubahan penting dalam regulasi bisnis di Indonesia dengan disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja (UU No. 11 Tahun 2020). Perubahan ini membawa dampak signifikan pada perizinan untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) serta usaha yang lebih besar. Pentingnya peran usaha ini, baik skala kecil maupun besar, tidak bisa diabaikan karena kontribusi besar mereka terhadap perekonomian negara.

Dalam rangka mendukung dan mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2021. Peraturan ini menyediakan berbagai kemudahan dan insentif yang bertujuan untuk melindungi serta memberdayakan UMKM.

Pengertian UMK dan Non UMK

Pengertian UMK dan Non UMK

Pengertian Usaha Mikro dan Kecil (UMK) adalah usaha yang dimiliki oleh warga negara Indonesia, bisa berupa individu atau entitas bisnis, dengan modal maksimal Rp 5 miliar, tidak termasuk nilai tanah dan bangunan tempat usaha.

Di sisi lain, Usaha non Mikro dan Kecil (Non UMK) mencakup Usaha Menengah dan Usaha Besar:

  • Usaha Menengah adalah usaha dengan modal antara Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar, tidak termasuk tanah dan bangunan.
  • Usaha Besar meliputi entitas yang modalnya lebih dari Rp 10 miliar, dimiliki oleh investor domestik atau asing, juga tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

Baca Di Sini : Pendirian PT Sesuai UU Cipta Kerja

Dasar Hukum yang Mengatur UMK dan Non UMK

  1. Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM.
  2. UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
  3. UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Perbedaan Berdasarkan Modal Usaha

Perbedaan Berdasarkan Modal Usaha

 

Modal Usaha Skala Mikro

  • Sebelum UU Cipta Kerja: Maksimal Rp 50 juta.
  • Sesudah UU Cipta Kerja: Maksimal Rp 1 miliar (tanpa tanah dan bangunan).

Modal Usaha Skala Kecil

  • Sebelum UU Cipta Kerja: Rp 50 juta hingga Rp 500 juta.
  • Sesudah UU Cipta Kerja: Maksimal Rp 5 miliar (tanpa tanah dan bangunan).

Modal Usaha Skala Menengah

  • Sebelum UU Cipta Kerja: Rp 500 juta hingga Rp 10 miliar.
  • Sesudah UU Cipta Kerja: Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar.

Modal Usaha Skala Besar

  • Sebelum dan Sesudah UU Cipta Kerja: Lebih dari Rp 10 miliar.

Baca juga: Sertifikat Standar OSS

Perbedaan Berdasarkan Kategori Pelaku Usaha

Di Indonesia, pelaku usaha dapat dibedakan menjadi individu atau entitas yang menjalankan berbagai kegiatan usaha. Terdapat perbedaan jelas antara kategori Usaha Mikro dan Kecil (UMK) serta usaha yang lebih besar atau Non UMK, yang layak dipahami oleh setiap pengusaha:

Kategori Pelaku Usaha UMK

  1. Orang Perseorangan: Ini adalah individu yang menjalankan usaha secara mandiri.
  2. Badan Usaha: Ini meliputi berbagai bentuk usaha yang diakui secara hukum, baik yang berbadan hukum maupun tidak, seperti:
    • Perseroan Terbatas (PT)
    • Perseroan Terbatas (PT) Perorangan
    • Persekutuan Komanditer (CV)
    • Yayasan
    • Perkumpulan
    • Persekutuan Firma
    • Persekutuan Perdata
    • Entitas usaha lain dengan modal tidak melebihi Rp 5 Miliar.

Kategori Pelaku Usaha Non UMK

  1. Badan Usaha: Sama seperti UMK tetapi biasanya beroperasi dengan modal yang lebih besar, meliputi:
    • Perseroan Terbatas (PT)
    • Penanaman Modal Asing (PMA)
    • Persekutuan Komanditer (CV)
    • Yayasan
    • Perkumpulan
    • Persekutuan Firma
    • Persekutuan Perdata
  2. Kantor Perwakilan: Mewakili perusahaan asing di Indonesia, bisa dikelola oleh individu ataupun entitas, baik WNI maupun WNA.
  3. Badan Usaha Luar Negeri: Perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia, menjalankan usaha dalam berbagai bidang.

Baca juga: Cara memilih KBLI 

Kesimpulan

Perbedaan utama antara UMK dan Non UMK terletak pada skala modal dan kategori pelaku usahanya. Regulasi yang dikembangkan pemerintah untuk kedua kategori ini bertujuan memberikan kepastian hukum dan mendukung pemberdayaan usaha, sehingga mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Apabila Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut terkait dokumen legalitas usaha Anda, Easylegal.id siap membantu. Dengan fokus pada pengembangan usaha Anda, biarkan kami mengurus segala kebutuhan legalitas Anda

Kontak Konsultasi Legal


Phone: 0817 770 048
Whatsapp: 0817 770 048
Email: care@easylegal.id

 

7 Keuntungan Membuat PT Melalu Jasa Profesional

7 Keuntungan Membuat PT Melalu Jasa Profesional

7 Keuntungan Membuat PT Melalu Jasa Profesional

Memulai sebuah bisnis dengan mendirikan PT (Perseroan Terbatas) adalah langkah besar yang menjanjikan banyak keuntungan. Meskipun prosesnya bisa rumit dan memakan waktu, memanfaatkan jasa profesional untuk mendirikan PT bisa memberikan keuntungan besar bagi Anda. Berikut ini adalah beberapa keuntungan utama yang bisa Anda peroleh:

Keuntungan Menggunakan Jasa Pendirian PT Daripada Mandiri

1. Pengurusan Dokumen yang Lebih Akurat

Salah satu tantangan terbesar dalam mendirikan PT adalah mengumpulkan dan mengisi berbagai dokumen yang diperlukan. Layanan profesional yang berpengalaman menawarkan keahlian dalam menyiapkan semua dokumen dengan benar, sehingga mengurangi risiko kesalahan dan penolakan dari pihak berwenang. Dengan bantuan mereka, Anda tidak perlu khawatir tentang detail administratif yang sering kali membingungkan.

2. Kecepatan Proses

keuntungan jasa pembuatan pt

Menggunakan layanan profesional untuk mendirikan PT dapat mempercepat proses pendaftaran. Berkat pengalaman mereka dalam menghadapi birokrasi dan prosedur yang ada, proses yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu

atau bahkan berbulan-bulan bisa dipersingkat. Hal ini memungkinkan Anda untuk segera memulai operasional bisnis tanpa harus terjebak dalam proses administratif yang lama.

3. Konsultasi Hukum dan Kepatuhan

Layanan profesional biasanya dilengkapi dengan tim ahli hukum yang dapat memberikan nasihat mengenai aspek hukum pendirian PT. Mereka akan memastikan bahwa semua prosedur dan dokumen Anda sesuai dengan hukum yang berlaku, menghindarkan Anda dari masalah hukum di masa depan. Ini sangat penting karena setiap kesalahan kecil dalam hal kepatuhan bisa berakibat serius bagi kelangsungan bisnis Anda.

Baca juga : Cara Pendirian Perseroan Terbatas (PT) Secara UU Dan Prosedur

4. Penghematan Energi dan Sumber Daya

Dengan mempercayakan proses pendirian PT kepada ahli, Anda bisa mengalokasikan energi dan sumber daya yang seharusnya digunakan untuk mengurus pendirian menjadi untuk pengembangan strategi dan operasional bisnis. Ini berarti Anda bisa lebih fokus pada aspek-aspek penting bisnis seperti pengembangan produk, pemasaran, dan ekspansi.

5. Dukungan Berkelanjutan

Banyak layanan profesional tidak hanya membantu dalam pendirian PT saja, tetapi juga menyediakan dukungan berkelanjutan setelah PT didirikan. Dari konsultasi manajemen hingga layanan kepatuhan tahunan, mereka bisa menjadi partner yang berharga dalam memastikan bisnis Anda berjalan lancar dan tetap kompetitif.

6. Keamanan Data dan Privasi

Dalam era digital saat ini, keamanan data menjadi sangat penting. Layanan profesional pendirian PT mengimplementasikan standar keamanan tinggi untuk melindungi data dan informasi pribadi Anda. Mereka menjamin bahwa semua informasi yang Anda berikan akan dirahasiakan dan dilindungi dari akses tidak sah.

7. Mengurangi Risiko Kesalahan

Kesalahan dalam proses pendirian PT dapat berakibat serius, termasuk penundaan dalam operasional bisnis atau masalah hukum di masa depan. Dengan bantuan profesional, risiko ini diminimalkan karena mereka memiliki prosedur yang telah teruji dan pengalaman dalam mengatasi potensi kesalahan.

Dengan memanfaatkan layanan profesional, Anda tidak hanya memperoleh bantuan dalam aspek teknis dan hukum dari jasa pembuatan PT, jasa pembuatan PT perorangan dan jasa pembuatan PT PMA. Tetapi juga memastikan bahwa prosesnya dilakukan dengan cepat dan efisien. Ini memungkinkan Anda untuk fokus pada pengembangan dan pertumbuhan bisnis Anda, sambil mengetahui bahwa aspek legal telah ditangani dengan baik dan profesional.

Kontak Konsultasi Legal


Phone: 0817 770 048
Whatsapp: 0817 770 048
Email: care@easylegal.id

Cara Pendirian Perseroan Terbatas (PT) Secara UU Dan Prosedur

Cara Pendirian Perseroan Terbatas (PT) Secara UU Dan Prosedur

Cara Pembuatan Perseroan Terbatas (PT) Secara UU Dan Prosedur

Indonesia, salah satu negara yang paling banyak pembentukan usaha dalam bentuk Perseroan terbatas (PT).  Indoensia mengadopsi model bisnis yang serupa dengan korporasi terbatas (Ltd) yang dikenal dalam konvensi inggris. seuatu perusahaan dengan tanggung jawab terbatas.

Dalam dunia bisnis yang dinamis, Perseroan Terbatas (PT) sering kali menjadi pilihan utama bagi banyak pengusaha, termasuk mereka yang beroperasi di dalam negeri maupun investor asing. Keputusan ini tidaklah tanpa alasan; PT menawarkan fleksibilitas yang tidak hanya memudahkan operasional tapi juga memberikan berbagai keuntungan bagi pemilik dan stakeholder bisnis.

Kendati Perseroan Terbatas (PT) telah menjadi topik yang familiar bagi banyak orang di Indonesia, masih terdapat kesenjangan informasi mengenai apa itu PT dan bagaimana struktur dan mekanisme kerjanya secara lebih mendalam. Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi lebih lanjut tentang entitas bisnis ini untuk memastikan bahwa pengusaha, baik lokal maupun internasional, dapat memanfaatkan sepenuhnya potensi yang ditawarkan oleh model bisnis Perseroan Terbatas.

Untuk lebih kenal dengan terkait perseroan secara mendalam: baca selanjutnya.

Syarat Pendirian Perseroan Terbatas (PT)

Syarat Pendirian PT (Perseroan Terbatas)

 

Mendirikan sebuah PT (Perseroan Terbatas) di Indonesia kini lebih mudah dan cepat, berkat perubahan regulasi yang diinisiasi oleh Undang-Undang No. 40 tahun 2007 dan perubahan terbaru melalui Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 tahun 2020. Jika Anda berencana untuk membuka perusahaan dengan status PT, penting bagi Anda untuk memahami syarat-syarat yang diperlukan agar proses pendirian berjalan lancar. Artikel ini akan mengulas secara detail syarat pendirian PT, baik sebelum maupun setelah adanya perubahan regulasi.

Syarat Pendirian Perseroan Terbatas (PT) Sebelum Adanya Perubahan

Sebelum adanya perubahan yang dibawa oleh UU Cipta Kerja, pendirian PT di Indonesia memerlukan ketentuan sebagai berikut:

  • Pendirian PT harus dilakukan oleh minimal dua orang atau lebih, dan harus disahkan oleh akta notaris dalam bahasa Indonesia.
  • Struktur pengurus harus terdiri dari minimal satu komisaris dan satu direktur.
  • Untuk PT lokal atau PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), nama perusahaan dibatasi hingga tiga suku kata dan tidak boleh mengandung kata asing.
  • Semua pemegang saham harus mengambil bagian dalam saham perusahaan.
  • PT akan memperoleh status badan hukum setelah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan menerima bukti pendaftaran.
  • Jika pendiri PT adalah suami istri tanpa perjanjian pranikah, diperlukan tambahan satu pemegang saham.
  • Modal dasar PT disesuaikan berdasarkan kesepakatan pendiri, namun untuk PT PMA (Penanaman Modal Asing) diperlukan modal dasar minimal 10 miliar rupiah dengan setoran modal minimal 25% dari total modal dasar.

Untuk informasi lebih lanjut tentang proses pendirian PT, baca cara membuat PT kami yang menjelaskan langkah demi langkah pendirian perusahaan.

Baca juga :  Jasa Pendirian PT

Syarat Pendirian Perseroan Terbatas (PT) Setelah Adanya Perubahan

UU Cipta Kerja membawa sejumlah perubahan signifikan dalam proses pendirian PT, yang mencakup:

  • Kini, pendirian PT dapat dilakukan oleh satu orang, khusus untuk usaha mikro dan kecil.
  • Status badan hukum diperoleh dengan bukti pendaftaran dari Kemenkumham, tanpa menunggu putusan.
  • Syarat modal dasar untuk pendirian PT dihilangkan, memudahkan pengusaha dalam memulai bisnis.
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dihapus dan digantikan dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) sejak diberlakukannya sistem OSS.
  • Perizinan usaha kini dibagi ke dalam empat kategori berdasarkan risiko usaha, mulai dari risiko rendah hingga risiko tinggi.
  • PT yang berkategori usaha mikro dan kecil tidak diwajibkan memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), namun digantikan dengan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).

Bagi Anda yang tertarik dengan layanan profesional untuk pendirian PT, kami juga menyediakan jasa pendirian PT yang dapat membantu mempermudah proses administrasi dan legalitas perusahaan Anda.

Pemahaman yang komprehensif tentang syarat pendirian PT merupakan langkah pertama yang penting dalam merintis bisnis Anda. Dengan mengikuti ketentuan yang berlaku, proses pendirian perusahaan Anda akan berjalan dengan lebih lancar dan cepat.

Baca juga : Syarat mendirikan perseroan terbatas (PT)

Prosedur Pendirian Perseroan Terbatas (PT)

Prosedur Pendirian Perseroan Terbatas

Prosedur Pendirian Perseroan Terbatas (PT) di Indonesia meliputi beberapa langkah penting yang dirancang untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan hukum yang berlaku. Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang harus diikuti oleh calon pengusaha yang ingin mendirikan PT:

1. Pengajuan Nama PT

Langkah pertama dalam mendirikan PT adalah mengajukan nama perusahaan ke Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) yang dikelola oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Proses ini memerlukan:

  • Pengisian dan penyerahan formulir asli beserta surat kuasa.
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari pendiri dan pengurus.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dari pendiri atau pimpinan PT.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa nama PT yang diusulkan unik dan tidak mirip dengan nama PT lain yang telah terdaftar. Calon pendiri disarankan untuk menyiapkan beberapa alternatif nama PT yang mencerminkan bidang usaha mereka, sesuai dengan UUPT dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 43 Tahun 2011.

2. Pembuatan Akta Pendirian PT

Tahap kedua adalah pembuatan akta pendirian PT oleh notaris. Akta ini harus mendapatkan persetujuan dari Menteri Kemenkumham. Beberapa poin penting dalam pembuatan akta pendirian meliputi:

  • Penetapan lokasi PT di Indonesia dengan alamat jelas.
  • Minimal dua orang pendiri.
  • Durasi berdirinya PT, bisa jangka panjang atau tidak ditentukan.
  • Tujuan dan bidang usaha.
  • Akta harus dalam bahasa Indonesia.
  • Setiap pendiri harus memiliki saham.
  • Modal dasar minimal Rp50.000.000, dengan minimal 25% modal disetor.
  • Minimal satu direktur dan satu komisaris.
  • Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum Indonesia, kecuali untuk PT PMA.

3. Pembuatan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP)

Langkah ketiga adalah mengajukan SKDP di kantor kelurahan setempat. SKDP merupakan bukti domisili perusahaan. Syarat-syarat yang diperlukan antara lain:

  • Fotokopi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terakhir.
  • Perjanjian sewa atau kontrak bagi yang tidak berdomisili di gedung perkantoran.
  • KTP Direktur.
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB) jika perlu.

4. Pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Tahap terakhir adalah pendaftaran NPWP PT melalui Kepala Kantor Pelayanan Pajak, dengan persyaratan:

  • NPWP pribadi Direktur.
  • Fotokopi KTP Direktur atau paspor untuk WNA di PT PMA.
  • SKDP dan akta pendirian PT.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, calon pengusaha dapat memastikan proses pendirian PT mereka berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

5. Pembuatan Anggaran Dasar Perseroan

Langkah kelima dalam mendirikan PT adalah pembuatan Anggaran Dasar Perseroan, yang diakui sebagai badan hukum PT melalui pengesahan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT). Untuk ini, diperlukan:

  • Bukti transfer bank untuk modal disetor sesuai dengan yang tercantum dalam akta pendirian.
  • Bukti pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk berita acara negara.
  • Dokumen asli akta pendirian PT.

6. Pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SIUP diperlukan agar PT dapat beroperasi secara legal dalam bidang usaha yang telah ditetapkan. Pendaftaran SIUP harus dilakukan selama bidang usaha tersebut tercakup dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLUI), berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 57 Tahun 2009. Pengajuan dilakukan kepada Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau kepada Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan setempat, sesuai dengan domisili PT. Ada tiga kategori SIUP berdasarkan kekayaan bersih perusahaan:

  • SIUP Kecil:Untuk perusahaan dengan kekayaan bersih di atas Rp. 50.000.000,- hingga Rp. 500.000.000,-.
  • SIUP Menengah:Untuk perusahaan dengan kekayaan bersih di atas Rp. 500.000.000,- hingga Rp. 10.000.000.000,-.
  • SIUP Besar:Untuk perusahaan dengan kekayaan bersih lebih dari Rp. 10.000.000.000,-.

7. Pengajuan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

TDP merupakan langkah selanjutnya, yang mendaftarkan perusahaan kepada otoritas lokal, seperti Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan, bergantung pada lokasi perusahaan. Perusahaan yang telah terdaftar akan menerima sertifikat TDP, menandakan bahwa perusahaan telah memenuhi kewajiban pendaftaran sesuai dengan peraturan yang berlaku.

8. Berita Acara Negara Republik Indonesia (BNRI)

Setelah semua proses pendaftaran dan pengesahan selesai, termasuk penerimaan TDP, perusahaan harus diumumkan dalam Berita Acara Negara Republik Indonesia (BNRI). Pengumuman ini mengesahkan status hukum PT sebagai badan hukum yang resmi dan lengkap, memungkinkan perusahaan untuk beroperasi sepenuhnya sesuai dengan hukum di Indonesia.

Proses pendirian PT memang kompleks dan memerlukan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek hukum dan administratif. Namun, dengan mematuhi langkah-langkah ini, pengusaha dapat memastikan bahwa perusahaan mereka didirikan secara sah dan siap untuk beroperasi dalam ekonomi Indonesia.

Baca juga :  Jasa Pembuatan PT PMA

Kontak Konsultasi Legal


Phone: 0817 770 048
Whatsapp: 0817 770 048
Email: care@easylegal.id

Ingin Tahu, Apa itu PT Tertutup ? Ketahui disini

Ingin Tahu, Apa itu PT Tertutup ? Ketahui disini

Ingin Tahu, Apa itu PT Tertutup ? Ketahui disini

Di masyarakat sebuah perusahaan perseroan terbatas sudah tidak asing lagi, baik itu milik pemerintah maupun swasta. Dari sekian banyak macam jenis badan usaha yang familiar. PT sendiri terbagai menjadi dua status, yaitu PT Terbuka dan PT Tertutup.

Apa itu PT Tertutup (perusahaan tertutup) ?

Keadaan PT Tertutup

PT Tertutup merupakan jenis entitas bisnis yang menarik perhatian karena karakteristik khususnya, di mana sahamnya dipegang secara eksklusif oleh sekelompok individu tertentu. Ini sering kali melibatkan orang-orang yang memiliki hubungan langsung dengan operasional perusahaan, seperti manajer, pemilik, dan keluarga. Agar memahami konsep ini dengan lebih mendalam, penting untuk memahami dasar-dasarnya mulai dari apa itu perseroan terbatas.

Berbeda dari PT Terbuka yang sahamnya dapat diperdagangkan oleh publik luas di bursa efek, PT Tertutup menawarkan privasi dan kontrol yang lebih besar terhadap kepemilikan dan pengelolaan. Dalam hal struktur dan operasional, kedua jenis perusahaan ini memiliki perbedaan signifikan, yang dapat dipelajari lebih lanjut melalui penjelasan tentang perbedaan PT Tertutup dan PT Terbuka.

Dengan mengintegrasikan pengetahuan tentang apa itu perseroan terbatas, karakteristik PT Terbuka, dan memahami perbedaan antara PT Tertutup dan PT Terbuka, investor dan pengusaha dapat membuat keputusan yang lebih informasi tentang struktur perusahaan yang paling sesuai dengan tujuan bisnis mereka

Poin Penting – Penting PT Tertutup

  • Perusahaan tertutup adalah perusahaan dengan sejumlah kecil pemegang saham yang dimiliki secara pribadi oleh manajer, pemilik, dan bahkan keluarga.
  • Perusahaan-perusahaan ini tidak diperdagangkan secara publik dan masyarakat umum tidak dapat dengan mudah berinvestasi pada perusahaan tersebut.
  • Perusahaan tertutup memiliki lebih banyak fleksibilitas dibandingkan perusahaan publik karena mereka bebas dari sebagian besar persyaratan pelaporan dan tekanan pemegang saham.
  • Dengan lebih sedikit pemegang saham yang terlibat dan saham tidak diperdagangkan secara publik, likuiditas dapat menjadi masalah bagi perusahaan tertutup.

Struktur dan Keuntungan

 

Dengan memilih struktur PT Tertutup, suatu bisnis dapat menikmati manfaat dari perlindungan tanggung jawab sambil mempertahankan cara operasi yang tidak berubah signifikan. Keuntungan lainnya termasuk fleksibilitas operasional yang lebih tinggi dan kemandirian dari kewajiban pelaporan keuangan serta tekanan pemegang saham.

Nama lain Dari PT Terbuka

pemilik pt tertutup
ilustrasi pemilik pt tertutup

Istilah-istilah ini menekankan pada kepemilikan pribadi dan struktur internal yang ketat dari perusahaan-perusahaan tersebut.

  • Tutup perusahaan
  • Perusahaan swasta
  • Perusahaan swasta
  • Perusahaan keluarga
  • Kemitraan terpadu

Perusahaan Tertutup Vs. Perusahaan Publik

Berbeda dengan PT Terbuka, PT Tertutup tidak wajib mengungkapkan informasi keuangan atau prospek bisnisnya kepada publik, memberikan tingkat kerahasiaan yang lebih tinggi yang dapat melindungi informasi strategis dari pesaing.

Tingkat kerahasiaan menjadi nilai plus karena bisa mencegah pesaing tentang rencana perusahaan dan memberikan kemudahan yang lebih besar kepada perusahaan tertutup dalam cara beroperasi. Misalnya, mereka tidak harus menjawab tindakan pemegang saham atau target laba triwulanan yang dapat mempengaruhi cara mereka menjalankan bisnis.

Contoh Nyata PT Tertutup

PT Tertutup beroperasi di berbagai sektor industri, dari ritel dan manufaktur hingga layanan keuangan. Beberapa contoh terkemuka di indonesia yang termasuk dalam jenis PT tertutup. Misalnya, Bakrie Group, Salim Group, dan Sinar Mas Group.

Ada perusahaan tertutup di seluruh dunia. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan bisnis, mulai dari ritel dan manufaktur hingga jasa bisnis dan jasa keuangan .

Peringkat Forbes terhadap perusahaan swasta AS terbesar menemukan bahwa yang terbesar adalah Cargill, perusahaan multinasional yang terlibat dalam berbagai industri, seperti manufaktur, perdagangan, dan investasi. Perusahaan ini memiliki pendapatan $134,4 miliar pada tahun 2022 dengan 155.000 karyawan.

Beberapa perusahaan swasta terbesar lainnya adalah sebagai berikut:

  • Koch Industries: Sebuah konglomerat perusahaan industri dan manufaktur, perusahaan ini memiliki pendapatan sebesar $115 miliar pada tahun 2022 dan mempekerjakan 122.000 orang.
  • Publix: Jaringan supermarket yang berbasis di Florida mempekerjakan 227.000 pekerja, menghasilkan penjualan sebesar $45 miliar.
  • Mars, Inc.: Produsen permen, makanan hewan, dan produk makanan global yang 100% dimiliki oleh keluarga. Perusahaan ini menghasilkan sekitar $40 miliar pada tahun 2022 dan mempekerjakan 130.000 orang.

FAQ (Pertanyaan Perusahaan Tertutup)

Bisakah Saya Berinvestasi di Perusahaan Tertutup?

Umumnya, investor biasa tidak akan memiliki akses terhadap saham perusahaan tertutup, karena saham tersebut dipegang oleh sejumlah kecil orang dalam seperti manajer puncak, salah satu pendiri, investor awal, atau anggota keluarga dekat mereka.

Saham yang dimiliki secara dekat dapat dihibahkan kepada orang lain, misalnya sebagai suatu bentuk warisan kepada ahli waris seseorang, sehingga kendali atas perusahaan tetap berada di tangan penerima manfaat atas perkebunan. Saham tersebut juga dapat didonasikan sebagai amal kepada organisasi seperti rumah sakit, universitas, dan yayasan, yang memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam kepemilikan pengendali perusahaan.

Apakah Perusahaan Tertutup Membayar Dividen?

Perusahaan tertutup dapat memilih untuk membayar dividen kepada pemegang sahamnya. Namun, karena penerbitan dividen dapat mengakibatkan pajak berganda, sebagian besar perusahaan yang dimiliki memilih untuk tidak membayar dividen.

Penutup

Ini penjelasan jelas terkait PT Tertutup yang bisa Anda ketahui secara lengkap. Bila anda memiliki permasalahan terkait pendirian perseroan terbatas tertutup. Anda bisa menggunakan jasa pembuatan PT Tertutup untuk memudahkan dalam memenuhi persyaratan serta pengurusan lain – lainnya.

Semoga bermanfaat

Konsultasi Gratis