Sudah Tahu Akta Pendirian Yayasan?, Ini Contoh Dan Cara Buatnya

Sudah Tahu Akta Pendirian Yayasan?, Ini Contoh Dan Cara Buatnya

Buat Akta Pendirian Yayasan?, Ini Contoh Dan Cara Buatnya

Akta Pendirian Yayasan sebuah dokumen yang diperlukan oleh para pendiri badan hukum, baik itu membuat ormas, lembaga sosial. Akta ini juga perlu dibuat ketika Anda mendirikan sebuah lembaga sosial, yayasan.

Walaupun tidak semua lembaga sosial membutuhkan akta. Bukan, berarti dokumen ini tidak penting untuk yayasan.  mari pelajari apa itu akta pendirian yayasan dan fungsinya di artikel berikut.

Mengenal Akta Pendirian Yayasan

contoh Akta Pendirian Yayasan

Sesuai dengan pengertiannya, Akta pendirian yayasan salah satu sebuah dokumen penting untuk menyatakan pendirian sebuah lembaga sosial. Karena dokumen ini mempunyai kekuatan hukum. Maka tidak banyak orang bisa membuatnya. Untuk mendapatkan dokumen ini harus menghubungi notaris untuk membuat akta badan sosial.

Dalam sebuah akta pendirian yayasan terdapat beberapa informasi mengenai badan sosial tersebut. biasanya mencakup:

  • Nama lembaga sosial
  • Nama pembina, ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara
  • Maksud Dan tujuan  lembaga sosial
  • Daftar Pembina, Pengurus, Pengawas.
  • Modal Awal Disetor

Baca juga : Syarat mendirikan yayasan

Proses Pembuatan Akta Pendirian Yayasan

Ada langkah – langkah yang harus dilakukan untuk membuat akta pembuatan yayasan diantaranya :

1. Berkonsultasi Dengan Notaris

Untuk membuat sebuah akta perlu seorang yang mengesahkan dan mendatangani secara hukum. Maka menghubungi notaris yang akan membantu proses pembuatan akta yayasan. Notaris bisa memberikan persyaratan dan prosedur.

2. Penyusunan Dokumen

Setelah menanyakan apa yang harus dipersiapkan ke notaris, maka menyiapkan berbagai dokumen yang harus siap seperti:

  • KTP Pendiri, Anggota Pengurus
  • NPWP Pendiri, anggota pengurus
  • Dan rincian tujuan.

3. Pembuatan Draft Akta

Setelah dokumen lengkap , notaris akan menyusun akta pendirian dan mengesahkannya. Yang nanti akan ditandatangani oleh pembina dan notaris

4. Akad Pembacaan Akta Pendirian

Setelah draft akta jadi, maka notaris akan membaca draft akta dihadapan pendiri. jika tidak ada perubahan maka akan ditandatangani oleh pendiri dan oleh notaris. Setelah Draft selesai ditandatangani maka akta asli akan diberikan setelah jadi. kurang lebih 2 -3 hari kerja. tergantung dari notaris yang anda ajak kerjasama.

Contoh Akta Pendirian Yayasan

Berikut contoh singkat dari contoh akta yayasan terbaru

akta pendirian yayasan

Untuk lebih jelas bisa cek PDF : Contoh Akta Yayasan Milik Kai

Ini, penjelasan terkait Akta Yayasan yang bisa kami berikan secara jelas, bila ingin membuat akta bisa berkonsultasi langsung dengan Tim Legal kami.

Baca juga : Jasa Pendirian Yayasan

Konsultan Legalitas Yayasan

  • Phone: 0818-881-422
  • Whatsapp: 0818-881-422
  • Email: care@easylegal.id
  • Alamat Kantor: EasyLegal Pendirian Yayasan | Ruko Metro Trade Center, Jl. Soekarno Hatta No.590 Blok A-26, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia
Apa Saja Syarat Mendirikan Yayasan? Yuk, Cari Tahu di Sini!

Apa Saja Syarat Mendirikan Yayasan? Yuk, Cari Tahu di Sini!

Cari Tahu Syarat Mendirikan Yayasan? Ini Lengkapnya

Yang membahas terkait yayasan terbilang sangat jarang, apalagi jika anda niat yang mulia yaitu mendirikan sebuah yayasan di indonesia untuk tujuan membantu orang – orang yang sekitar. Tapi agar lembaga anda resmi tentunya harus terdaftar di pemerintah.

Nah pada artikel ini, Easylegal akan membahas secara lengkat tentang syarat mendirikan yayasan secara lengkap.

Apa Itu Yayasan ?

Syarat Mendirikan Yayasan

Secara umum yayasan adalah badan hukum atau lembaga sosial yang mempunyai tujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Menurut Rohmat Soemitro mengatakan kalau yayasan adalah badan usaha yang lazim yang bergerak pada sektor sosial dan tujuan pendirinya bukan untuk mencari keuntungan tapi melakukan usaha yang sifatnya sosial.

Secara umum, yayasan berdiri berdasarkan keinginan pemilik dana (donatur) untuk mengalokasikan aset atau harta dalam untuk mendukung suatu tujuan tertentu yang bermanfaat untuk masyarakat luas.

Fungsi Utama Yayasan

Bikin yayasan bukan untuk tujuan mencari keuntungan (profit). Salah satu fungsi yayasan ialah kesejahteraan masyarakat. Berbeda dengan PT atau CV. Yayasan didirikan untuk menjalankan visi dan misi dalam bidang non komersial yaitu keagamaan, sosial, kemanusiaan.

Dasar Hukum Membuat Yayasan Di Indonesia

Untuk membuat yayasan di indonesia. Ada peraturan – peraturan  sudah mengaturnya diantaranya :

  • Undang Nomor 28 Tahun 2004 Tentang Yayasan

Pada dasar hukum ini, pendirian yayasan harus mengikuti peraturan – peraturan yang sudah disahkan oleh pemerintah indonesia.  Meskipun dalam pasal 3 UU No 28 Tahun 2004 yang mengatur seluruh organ yayasan yang tidak boleh menerima salary. Namun, secara hukum diizinkan untuk melakukan aktivitas bisnis secara tidak langsung dengan mendirikan sebuah badan usaha.

Baca juga : UU Yayasan Terbaru

Pada uu yayasan terbaru dalam pasal 7 UU No. 28 Tahun 2004, kalau yayasan boleh mendirikan sebuah badan usaha dalam bentuk PT atau CV, selama sejalan dengan maksud dan tujuan yayasan mendirikan.

syarat pendirian yayasan

Ketentuan pendirian PT atau CV oleh yayasan :

1. Ada Batas Kepemilikan Saham

Yayasan memiliki batas kepemilikan saham sebesar 25% dari seluruh nilai aset dalam sebuah perusahaan atau badan usaha yang didirikan.

2. Tidak Boleh Rangkap Jabatan

Seluruh anggota yayasan mulai dari pengurus, pembina sampai pengawas, tidak boleh rangkap jabatan seperti direktur maupun komisaris di PT atau CV tersebut.

3. Memiliki  Batasan Bidang Usaha

Dalam badan usaha bisa didirikan oleh yayasan ialah bidang hak asasi manusia, pendiidikan, lingkungan hidup, kesehatan hingga kesenian.

Persyaratan Dokumen Pendirian Yayasan

Untuk mendaftarkan sebuah yayasan. Pastikan Anda mempersiapkan dokumen yang diperlukan. Dokumen pendirian yayasan yang diminta sebagai persyaratan diantara lain :

  • Fotocopy KTP Pembina, Pengawas, Pengurus Yayasan
  • Fotocopy NPWP Pembina, Pengawas Pengurus Yayasan.
  • Fotocopy sebagai tanda bukti kepemilikan atau sewa domisili.
  • Surat Pengantar RT/RW sesuai domisili Yayasan
  • Surat Pernyataan dari struktur pengurus yang terpilih.

Syarat Mendirikan Yayasan

Untuk mendirikan sebuah yayasan, Ada persyaratan untuk bikin yayasan, setelah menyiapkan dokumen – dokumen penting yang akan diserahkan kepada pemerintah. Ada syarat – syarat menurut Ditjen AHU (Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum)

1. Nama Yayasan

Untuk membuat yayasan, tentunya harus menyiapkan namanya, namun, nama yang harus disiapkan tidak boleh sama atau sama yang sudah terdaftar. Oleh karena itu, agar notaris bisa mengecek dengan mudah atau menyiapkan beberapa alternatif nama yang ingin dipakai.

Berikut, beberapa syarat yang harus ditentukan nama yayasan:

  • Minimal 3 kata
  • Tidak boleh ada tanda baca dan angka
  • Tidak bertentang dengan kesusilaan dan ketertiban umum yang berlaku
  • Tidak ada maksud, tujuan dan kegiatan sebagai nama yayasan
  • Tidak memiliki arti yang sama dengan yayasan, badan hukum, perdata yang sudah terdaftar.

2. Visi Dan Misi Yayasan

Sesuai fungsinya, yayasan wajib memiliki visi dan misi di bidang sosial, kemanusiaan dan keagamaan. Seorang yang mendirikan sebuah yayasan tidak boleh tanpa alasan dan tujuan yang tidak jelas.

Oleh karena itu, Pastikan anda dan partner pendiri yayasan harus menentukan visi dan misi serta kegiatan yayasna yang akan dilakukan setelah berdiri.

3. Struktur Organisasi Yayasan

Pada sebuah lembaga sosial yang terdaftar. Pastinya ada bagan organisasi atau struktur organ yayasan yang terdiri:

3.1 Pembina

Seorang pembina tidak boleh rangkap jabatan sebagai anggota pengurus atau pengawas. Ada beberapa wewenang yang harus dipatuhi :

  • Membuat keputusan sebuah perubahan anggaran dasar yayasan
  • Pengangkatan serta pemberhentian anggota pengurus dan pengawas
  • Menetapkan kebijakan berdasarkan anggaran dasar
  • Mengesahkan program kerja dan merancang anggaran tahunan sebuah yayasan.
  • Menetapkan keputusan penggabungan dan pembubaran yayasan.

Baca lengkap : Pembina Yayasan

3.2 Pengurus

Pengurus yayasan bertugas untuk melakukan kepengurusan yayasan dan bertanggung jawab atas hal – hal berikut:

  • Seluruh pengurus  harus melaksanakan kepentingan dan tujuan di yayasan
  • Menjadi perwakilan di dalam maupun luar pengadilan yayasan.

Anggota pengurus yang diangkat dalam jangka waktu 5 tahun dan diangkat kembali. Susunan anggota terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara.

3.3 Pengawas

Pengawas yayasan mempunyai tugas penting yaitu sebagai pengawasan dan memerikan nasehat kepada anggota pengurus, kegiatan yayasan dan mengatur dalam anggaran dasar.  Seorang yang bisa diangkat menjadi pengawas ialah orang yang mengerti hukum. Biasanya pengawsa memiliki masa jabatan selama 5 tahun.

Baca lengkap : Struktur organisasi yayasan yang benar

4. Harta Dan Kekayasan Yang Dipisahkan

yayasan berbeda dengan badan lainnya, modal awal yayasan yang disetorkan disebut sebagai kekayaan yang harus dipisahkan dari harta para pendiri.  Menurut peraturan pemerintah inodnesia No. 2/2013 tentang yayasan yaitu :

  • Kekayaan awal atau modal awal yang didirikan oleh orang indonesia. berasal dari kekayaan yang dipisahkan dari harta pribadi seluruh anggota pendiri yayasan. Minimal modal dasar senilai Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah)
  • Modal dasar untuk yayasan oleh orang asing. minimal Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah)

5. Domisili Yayasan

Yang membedakan badan hukum yayasan dengan PT atau CV, tidak boleh menggunakan kantor virtual (virtual office). Yayasan harus mempunyai tempat domisli fisik guna untuk menjalankan kegiatan yayasan secara memadai.

Di kota Jakarta, yayasna hanya bisa menggunakan domisili tempat atau rumah dengan syarat titik koordinasi dalam batasan R3-R5.

6. Akta Pendirian yayasan .

Tahap awal untuk mendirikan yayasan yaitu penandatanganan surat akta dihadapi notaris oleh para anggota pendiri yayasan. Dalam penandatanganan akta bisa dikuasakan melalui pihak lain selama ada surat kuasa dan bermateria Rp 10.000

Setelah penandatangan akta yayasan, notaris akan menerbitkan salinan akta pembuat yayasan untuk pengesahan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Permohonan akta bisa diajukan paling lama 10 hari sejak ditandangani melalui akta pembuatan yayasan.

7. Aturan Kegiatan Usaha Dan Penggajian

Dalam UU Yayasan diberikan izin dalam kegiatan usaha dan beberapa batasan. Dalam kegiatan usaha yang sesuai  dengan tujaun dan anggaran dasar yayasan.

Walaupun ada polemik tentang penggajian dalam yayasan, tetapi sudah teratasi dengan baik. Aturan penggajian bisa tertuang dalam pasal 5 UU Yayasan.

Hubungi Konsultan Yayasan

  • Phone: 0818-881-422
  • Whatsapp: 0818-881-422
  • Email: care@easylegal.id
  • Alamat Kantor: EasyLegal Pendirian Yayasan | Ruko Metro Trade Center, Jl. Soekarno Hatta No.590 Blok A-26, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia
Cara Membuat Tujuan Perseroan Terbatas (PT) Dalam Dunia Bisnis

Cara Membuat Tujuan Perseroan Terbatas (PT) Dalam Dunia Bisnis

Cara Membuat Tujuan Perseroan Terbatas (PT) Dalam Dunia Bisnis

Membuat tujuan perseroan terbatas (PT) ialah langkah penting dalam mendirikan sebuah perusahaan, karena tujuan ini menjadi panduan bagi operasional dan pengambilan keputusan bisnis.

Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk badan secara umum di Indonesia. PT bisa dipilih oleh banyak pengusaha karena memiliki struktur yang jelas dan memberikan perlindungan hukum bagi pemegang sahamnya. Namun, penting untuk memahami tujuan perseroan terbatas (PT).

Apa Itu Tujuan Perseroan Terbatas

Tujuan Perseroan Terbatas (PT)

Tujuan perseroan terbatas menjadi visi dan misi yang ingin oleh perusahaan. Tujuan ini dituangkan dalam Anggaran Dasar (AD) dan menjadi dasar operasional serta pengambilan keputusan strategis perusahaan.

Beberapa Tujuan Perseroan Terbatas (PT)

1. Mencapai Keuntungan

Sebagai entitas bisnis, tujuan PT (perseroan terbatas) ialah memperoleh keuntungan (Profit). Keuntungan bisa dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.

2. Mengembangkan Usaha

Perseroan terbatas (PT) mempunyai tujuan untuk mengembangkan dalam jangka panjang. Dengna modal yang berkumpul dari para pemegang saham, PT yang memiliki untuk memperluas cakupan bisnis, baik secara geografis melalui produk atau jasa.

3. Membentuk Identitas Hukum

Badan usaha perseroan terbatas memiliki identitas hukum yang terpisah dari pemiliknya. Ini berarti perusahaan menandatangani kontrak memiliki aset dan bertanggung jawab kewajiban – kewajiban sendiri.

4. Menciptakan Lapangan Kerja

Salah satu tujuan pendirian PT ialah membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat . Dengan perkembangan bisnis, perusahaan terbatas membutuhkan lebih banyak tenaga kerja. pada akhirnya mampu berkontribusi pada perekonomian lokal dan nasional.

5. Memberikan Kontribusi Sosial

Perseroan terbatas (PT) ialah strategi bisnis melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Perseraon terbatas bisa memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga : Syarat Pendirian PT (Perseroan Terbatas) Yang Wajib Ketahui

Langkah – Langkah Membuat Tujuan Perseraon Terbatas (PT)

Langkah - Langkah Membuat Tujuan Perseraon Terbatas (PT)

1. Pahami Visi Dan Misi Perusahaan

  • Visi: Merupakan gambaran jangka panjang tentang apa yang ingin dicapai oleh perusahaan di masa depan. Visi ini seringkali berbentuk pernyataan yang luas dan ambisius.
  • Misi: Misi adalah pernyataan yang lebih konkret yang menjelaskan bagaimana perusahaan akan mencapai visinya. Misi mencakup apa yang dilakukan perusahaan, siapa yang dilayani, dan bagaimana melayani mereka.

Contoh:

  •  Visi: Membangung perusahan yang inovasi teknologi di Asia Tenggara
  • Misi: Menyediakan solusi teknologi yang inovatif dan terjangkau untuk bisnis kecil dan menengah, serta mendukung mereka dalam transformasi digital.

2. Identifikasi Bidang Usaha

Tentukan bidang usahan yang dijalnakan oleh PT. Bidang usaha ini harus sesuai dengan visi dan misis perusahaan serta pasar yang ingin terjangkau.  Bidang usaha berbagai sektor seperti teknologi, kesehatan, pendidikan, keuangan, dan sebagainya

Contoh :

  • Pengembangan dan menjual perangkat lunak manajemen bisnis untuk UKM
  • Menyediakan layanan konsultasi IT baig perusahaan yang ingin mengadpsi teknologi baru.

3. Tentukan Tujuan Utama

Tujuan utama perseroan terbatas (PT) ialah alasan mendasar mengapa perusahaan didirikan. Tujuan bisa berupa pencapaian keuntungan, pengembangan bisnis atua penciptaan dampak sosial.

Contoh:

  • Mencapai Pertumbuhan pendapatan tahuanan sebesar 20% dalam 5 tahun pertama.
  • Mnejadi penyedia utama solusi teknologi untuk UKM di wilayah ASEAN

4. Tetapkan Tujuan Tambahan

Tujuan utama PT bisa memiliki tujuan tambahan yang mendukung tujuan utama seperti meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar atau meningkatkan kepuasan pelanggan.

Contoh:

  • Meningkatkan kepuasan pelanggan hingga mencapai rating 4,5 dari 5 dalam dua tahun pertama.
  • Meluncurkan tiga produk baru dalam dua thaun pertama operasi

5. Sertakan Aspek Sosial Dan Lingkungan

Ada beberapa PT memasukkan tujuan yang kaitannya dnegan tanggung jawab sosial persuahaan (CSR) dan lingkungan dalam tujuan mereka.

Contoh:

  • Mengurangi jejak karbon perusahaan sebesar 15% dalam lima thaun
  • Berkontribusi pada pendidikan anak – anak melalui program beasiswa untuk 100 anak di daerah tertinggal.

Baca juga : Panduangan Pembuatan PT Yang Mudah

Mengetahui dan memahami tujuan Perseroan Terbatas adalah langkah awal yang penting bagi setiap pengusaha. Dengan menetapkan tujuan yang jelas dan realistis, PT dapat beroperasi secara efektif dan mencapai keberhasilan jangka panjang. Pastikan untuk selalu merujuk pada tujuan yang telah ditetapkan dalam setiap langkah yang diambil oleh perusahaan Anda.

Kontak Konsultasi Legalitas PT

  • Phone: 0818-881-422
  • Whatsapp: 0818-881-422
  • Email: care@easylegal.id
  • Alamat Kantor: EasyLegal, Jasa Pendirian Perseroan Terbatas (PT) | Ruko Metro Trade Center, Jl. Soekarno Hatta No.590 Blok A-26, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia
  • Layanan : Jasa Pembuatan PT
Pengertian PT dan Contohnya, Ini Penjelasan Lengkapnya

Pengertian PT dan Contohnya, Ini Penjelasan Lengkapnya

Pengertian PT dan Contohnya, Ini Penjelasan Lengkapnya

Sudahkan Anda tahu apa pengertian PT dan contohnya?

Perseroan terbatas adalah salah satu bentuk badan usaha yang digunakan dalam dunia bisnis. Dikenal juga dengan singkatannya, PT, perseroan terbatas menawarkan struktur kepemilikan yang fleksibel dengan berbagai keuntungan bagi para pemegang saham. Pada artikel ini, kita akan membahas arti perseroan terbatas dan mengenal lebih jauh pengertian, tujuan, serta contoh penerapannya. Simak pembahasan selengkapnya berikut ini hingga selesai!

Pengertian PT Dan Contohnya

Pengertian PT dan Contohnya

Sangat penting bagi kita untuk tahu pengertian PT dan contohnya. PT adalah singkatan dari Perseroan Terbatas, yang merupakan bentuk badan usaha yang terbatas di Indonesia. Secara umum, Perseroan Terbatas adalah suatu bentuk perusahaan yang memiliki keterbatasan tanggung jawab pemiliknya terhadap utang perusahaan.

Dalam konteks hukum di indonesia, pengertian perseroan terbatas adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian untuk menjalankan kegiatan usaha dengan modal saham yang seluruhnya dimiliki oleh pemegang saham. Modal ini terbagi dalam bentuk saham dan tanggung jawab para pemegang saham terbatas pada jumlah saham yang dimiliki.

Artinya, pemilik atau pemegang saham hanya bertanggung jawab atas kerugian perusahaan sejauh modal yang telah disetor.

pengertian pt

Perseroan Terbatas dalam Bahasa Inggris

Dalam bahasa Inggris, perseroan terbatas dikenal dengan istilah “Limited Liability Company” atau disingkat LLC. Konsep ini mirip dengan perseroan terbatas di Indonesia, di mana tanggung jawab pemegang saham terbatas pada jumlah modal yang mereka tanamkan.

Apa yang Dimaksud dengan Perseroan Terbatas?

Apa yang kamu ketahui tentang perseroan terbatas? Jika masih belum jelas, mari kita simpulkan bahwa perseroan terbatas adalah badan usaha berbadan hukum yang modalnya terbagi dalam saham, dan tanggung jawab para pemegang saham terbatas pada jumlah modal yang dimilikinya. Badan usaha ini diatur oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Tujuan Perseroan Terbatas

Setiap perseroan terbatas didirikan dengan tujuan khusus. Secara umum, tujuan dari pembuatan PT (perseroan terbatas) meliputi:

  1. Mengumpulkan Modal: Dengan saham yang terbagi-bagi, lebih mudah untuk mendapatkan modal dari berbagai pihak.
  2. Pembatasan Tanggung Jawab: Pemegang saham hanya bertanggung jawab pada saham yang dimilikinya.
  3. Kontinuitas: Keberlangsungan perusahaan lebih terjamin, meskipun ada perubahan kepemilikan.
  4. Diversifikasi Kepemilikan: Saham yang dapat dimiliki banyak pihak memungkinkan kepemilikan bisnis yang lebih tersebar.

Baca juga : Tujuan Perseroan Terbatas

Ciri-Ciri Perseroan Terbatas (PT)

Setelah memahami pengertian dan contoh perseroan terbatas di Indonesia, mari kita kupas lebih jauh mengenai ciri-ciri unik dan profil dari badan usaha ini. Berikut adalah beberapa karakteristik umum dari Perseroan Terbatas (PT):

1. Modal Terbagi dalam Saham

Salah satu ciri-ciri perseroan terbatas yang paling mendasar adalah modalnya yang terbagi dalam bentuk saham. Pemilik saham ini disebut sebagai pemegang saham, dan mereka memiliki hak sesuai jumlah saham yang dimiliki.

Modal perusahaan terbagi ke dalam saham-saham, dan pemilik perusahaan disebut sebagai pemegang saham. Saham-saham ini dapat diperdagangkan di pasar saham.

2. Tanggung Jawab Terbatas

Pemegang saham hanya bertanggung jawab sejauh modal yang telah disetor. Pribadi atau aset pribadi pemilik tidak dapat digunakan untuk membayar utang perusahaan.

3. Hak-Hak Pemegang Saham

Pemegang saham memiliki hak untuk mendapatkan dividen, hak pilih dalam rapat umum pemegang saham, dan hak-hak lain sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam anggaran dasar perusahaan.

4. Kepemimpinan dan Manajemen

PT memiliki struktur organisasi yang melibatkan pemilik (pemegang saham) dan manajemen yang bertanggung jawab untuk menjalankan operasional sehari-hari perusahaan.

5. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

PT memiliki dokumen hukum yang disebut Anggaran Dasar (AD) yang mengatur struktur dan kegiatan perusahaan. Anggaran Rumah Tangga (ART) juga dapat digunakan untuk mengatur hal-hal tertentu yang tidak tercakup dalam Anggaran Dasar.

Pendirian dan pengelolaan PT diatur oleh Undang-Undang di Indonesia, dan proses pendiriannya melibatkan pendaftaran, pengesahan anggaran dasar, dan langkah-langkah lain sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

6. Peraturan Ketat

Perseroan terbatas diatur oleh Undang-Undang Perseroan Terbatas. Badan usaha ini harus mematuhi berbagai persyaratan hukum, termasuk pelaporan keuangan yang diaudit.

  1. Kehidupan Panjang: Perseroan terbatas dapat terus beroperasi tanpa batas waktu, terlepas dari perubahan kepemilikan atau kematian pemegang saham.
  2. Tujuan Bisnis: Perseroan terbatas dibentuk untuk mengejar tujuan bisnis yang jelas dan umumnya berorientasi pada keuntungan.

Baca Lengkap : Kelebihan Dan Kekurangan Perseroan Terbatas (PT )

Profil Perseroan Terbatas

Profil perseroan terbatas biasanya menggambarkan informasi lengkap mengenai perusahaan, termasuk struktur organisasinya, visi dan misinya, serta sektor bisnis yang ditekuni. Sebagai contoh profil PT yang umum:

  • Nama Perusahaan: Nama resmi yang terdaftar secara hukum.
  • Bidang Usaha: Industri atau sektor spesifik yang digeluti.
  • Struktur Manajemen: Biasanya terdiri dari direksi dan komisaris.
  • Pemegang Saham: Daftar pemilik saham dan presentase kepemilikan mereka.
  • Visi dan Misi: Gambaran mengenai tujuan jangka panjang dan nilai-nilai yang dipegang perusahaan.
  • Alamat dan Kontak: Informasi mengenai kantor pusat atau kantor cabang.

Profil perseroan terbatas ini biasanya juga disertai laporan keuangan yang memberikan gambaran kinerja perusahaan dalam periode tertentu.

Contoh Perseroan Terbatas

Contoh perseroan terbatas yang terkenal di Indonesia termasuk berbagai perusahaan besar seperti PT Telkom Indonesia Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk. Perusahaan-perusahaan ini telah menjadi pionir dalam pengelolaan bisnis di Indonesia dan memiliki struktur organisasi yang kompleks.

Contoh PT yang Ada di Indonesia

Pengertian PT dan contohnya di Indonesia bisa bermacam-macam, dari sektor usaha yang berbeda. Berikut adalah beberapa contoh perusahaan PT yang mungkin Anda kenal:

1. PT Astra International Tbk

Perusahaan ini bergerak dalam berbagai sektor, termasuk otomotif, agribisnis, pertambangan, dan infrastruktur. Astra International merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia.

2. PT XL Axiata Tbk

Beroperasi dalam industri telekomunikasi, XL Axiata menyediakan layanan seluler, internet, dan layanan komunikasi lainnya.

3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Indofood adalah perusahaan yang terkemuka di bidang industri makanan. Mereka memproduksi berbagai produk makanan dan minuman, termasuk mi instan, biskuit, dan produk lainnya.

4. PT Telkom Indonesia Tbk

Telkom Indonesia adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia yang menyediakan layanan telekomunikasi, internet, dan televisi kabel.

5. PT Unilever Indonesia Tbk

Unilever Indonesia adalah bagian dari perusahaan konsumen global Unilever. Mereka fokus pada produksi dan distribusi produk-produk konsumen seperti makanan, minuman, produk kebersihan, dan kecantikan.

6. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

Sebagai produsen semen terbesar di Indonesia, perusahaan ini berkontribusi pada industri konstruksi dan pembangunan di negara tersebut.

7. PT Indo Tambangraya Megah Tbk

Perusahaan ini bergerak di sektor pertambangan batu bara dan merupakan salah satu produsen batu bara terkemuka di Indonesia.

8. PT Adaro Energy Tbk

Adaro Energy adalah perusahaan yang berfokus pada sektor pertambangan batu bara dan energi terbarukan.

Daftar Artikel Penting Perseroan Terbatas (PT) Yang Wajib Anda Pelajari

  1. Arti Dan Kepanjangan PT
  2. Dasar undang undang Perseroan Terbatas (PT)
  3. Ciri – Ciri Perseroan Terbatas (PT)
  4. Pengertian PT PMA
  5. Pengertian PT Perorangan
  6. Contoh Perseroan Terbatas Indonesia
  7. Struktur Perusahan Berbentuk Perseroan Terbatas (PT)
  8. Syarat Dan Proses Pendirian PT
  9. Apa saja isi Akta Pendirian perseroan terbatas (PT)
  10. Rekomendasi Nama PT Yang Mudah Diingat Dan Diucapkan
  11. Perbedaan PT Perorangan Dan PT Persero
  12. Perbedaan PT Persero Dan CV
  13. Pajak Perseroan Terbatas (PT)
  14. Biaya Perseroan Terbatas (PT)
  15. Pembubaran Perseroan Terbatas (PT)

Kesimpulan

Dengan pemahaman ini, Anda sekarang lebih mengenal arti perseroan terbatas dan bagaimana perseroan terbatas berperan dalam dunia bisnis modern. Pemahaman tentang apa itu perseroan terbatas dan definisi perseroan terbatas ini penting bagi siapa saja yang ingin memahami struktur bisnis di Indonesia.

Tidak hanya dari pengertian saja, ciri-ciri perseroan terbatas dan melihat profilnya secara umum dan contohnya PT yang ada di indonesia, untuk lebih detail bisa cek artikel tentang contoh perseroan terbatas

Jika ingin mendirikan PT dengan cepat dan mudah. Anda bisa menggunakan tenaga ahli yang sudah siap dalam mengurusannya dengan menyewa jasa pembuatan pt yang memberikan banyak benefit, salah satunya diskon 50%

Silahkan hubungi Konsultan Legal kami untuk informasi Pengertian PT Dan Contohnya

Kelebihan Dan Kekurangan Perseroan Terbatas (PT), Wajib Anda Pahami ?

Kelebihan Dan Kekurangan Perseroan Terbatas (PT), Wajib Anda Pahami ?

Kelebihan Dan Kekurangan Perseroan Terbatas (PT), Sudahkah Anda Pahami ?

Jika Anda bermaksud untuk membentuk usaha untuk bisnis Anda, PT (Perseroan Terbatas) yang sering muncul sebagai salah satu menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha. Perseroan Terbatas (PT) ialah jenis badan hukum yang mempunyai kelebihan, ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Dalam artikel akan mengupas kelebihan dan kekurangan perseroan terbatas (PT),  agar anda mampu bentuk usaha untuk bisnis Anda.

Mengenal Perseroan Terbatas (PT)

kelebihan dan kekurangan perseroan terbatas (PT)

Sebelum kelebihan dan kekurangan perseroan terbatas (PT),  Pahami terlebih dahulu, apa itu PT (Perseroan Terbatas). Persero adalah badan usaha yang dimiliki oleh minimal dua orang atau lebih, kepemilikan saham menjadi dasar kepemilikan, salah satu kelebihan PT ialah kalau tanggung jawab pemilik saham hanya sebesar modal yang investasikan. Dengan demikian, jika terjadi sesuatu tidak diinginkan, aset pribadi untuk menutup kerugian perusahaan.

Pahami Kelebihan Dan Kekurangan PT (Perseroan Terbatas)

Kelebihan Perseroan Terbatas (PT)

kelebihan dan kekurangan perseroan terbatas (PT)

Banyak pelaku usaha yang memilih perseroan terbatas (PT), Sejumlah kelebihan yang ditawarkan, diantaranya:

1. Perlindungan Harta dan Aset terjamin

Salah satu kelebihan perseroan terbatas yaitu perlindungan harga dan aset yang terjamin sehingga para pemegang saham sehingga aset pribadi bila terjadi kerugian atau collapse, maka pemegang saham tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tersebut sehingga harta pribadi tidak akan terdampak risikonya.

2. Kemudahan Penambahan Modal

Jika anda membutuhkan modal yang besar untuk mengembangkan bisnis. PT menawarkan kemudahan yang lebih fleksibilitas. Anda bisa mencari penambahan modal melalui investor  – investor yang tertarik kepada perusahaan Anda. Kelebihan PT yang tidak dimiliki oleh kemitraan yang sering harus bergantung pada pinjaman bank.

3. Meningkatkan Citra Profesional Yang Baik

Memiliki status sebagai PT, bisa meningkatkan citra profesional perusahaan di mata, mitra bisnsi, konsumen dan investor. PT juga dianggap lebi hstabil dan terpercaya dengan bentuk usaha lainnya.  Ada kelebihan perseroan terbatas menjadi keuntungan besar untuk mendapatkan kontrak besar atau menjalin kerja sama dengan perusahaan.

4. Jangka Waktu Pendirian PT  Itu Tidak Terbatas.

Kelebihan perseroan terbatas, selanjutnya usaha yang lebih terjamin, Jika salah satu pemegang saham meninggalkan dunia atau ingin menjual saham. Perusahaan bisa beroperasi seperti biasa. Ada perbedaan dengan bada usaha yang memiliki jangka waktu tertentu seperti berfaktor terhadap modal yaitu CV.

5. Kepemilikan Saham Mudah Berpindah

Dalam perseroan terbatas (PT), saham bisa diperjualbelikan dengan relatif mudah, membuat pengalihan kepemilikan menjadi lebih fleksibel dan menganggu operasional badan usaha. Bagi Anda yang merencakan untuk menjual sebagian dan seluruh bisnis . PT menawarkan kemudahaan proses perpindahan perseroan terbatas (PT). Setelah Anda mengetahui kelebihan badan usaha PT, sekarang pahami kekurangan perseroan terbatas (PT).

Kekurangan Perseroan Terbatas (PT)

kelebihan dan kekurangan perseroan terbatas (PT)

Meskinpun perseroan terbatas (PT) yang mempunyai banyak kelebihan, ada beberapa kekurangan PT (perseroan terbatas) yang harus Anda pertimbangkan yaitu :

1. Butuh Biaya Tinggi Dan Proses Cukup Lama

Dalam mendirikan PT yang memerlukan biaya yang cukup besar. Anda hanya perlu mengurus akta pendirian melalui notaris. Dalam mendaftarkan perusahaan anda harus mengeluarkan biayanya untuk jasa pendirian pt dan konsultasi terkait hukum. Selain itu, PT mempunyai kewajiban untuk menyusun laporan keuangan dan pajak yang cukup rumit dibaningkan dengan bentuk usaha lainnya.

2. Prosedur Administratif Yang Kompleks

Dalam Perseroan terbatas (PT) membutuhkan prosedur administratif, seperti rapat umum pemegang saham (RUPS), penyusunan anggaran dasar dan laporan kepada otoritas. Ini bisa menjadi beban tambahan, jika Anda baru mulai usaha dan belum pengalaman dalam hal ini.

3. Pajak Berganda

Salah satu kekurangan perseroan terbatas (PT) ialah mempunyai pajak berganda. Perusahan harus membayar pajak penghasilan atas laba yang diperoleh. Kedua, ketika laba tersebut dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Jika dikenakan pajak, ini bisa mengurangi jumlah keuntungan yang akhirnya sampai ke tangan pemegang saham.

4. Kurangnya Privasi

Ada beberapa informasi perusahana yang harus dipublikasikan, terutama bila PT yang terdaftar di bursa saham. Ini termasuk laporan keuangan, perubahan dalam struktur kepemilikan dan informasi lain.

5. Ada Ketanggungan Pajak Dan Proses Pembubaran Yang Rumit

Sebagai badan hukum tersendiri, PT berkewajiban untuk membayar pajak sesuai dengan peraturan untuk undang – undang nomor 40 tahun 2007. Ada yang beranggapan kalau pajak terutang bagi sebuah perseroan terbatas (PT) sangat tinggi. Tidak heran masih banyak PT yang menjadi pengemplang pajak agar tidak merugi.

Selain itu, proses pembubaran PT cukup rumit dan berbeda bila dengan badan usaha lain. Sebelum, perseroan terbatas (PT) dibubarkan, Anda harus memastikan kalau seluruh kewajiban PT yang terbayarkan, termasuk jumlah pajak yang ditanggung oleh PT. Maka tida harus mengurus semuanya terlebih dulu sebelum secara resmi membubarkan PT.

6. Mempunyai Konflik Antar Pemegang Saham

Ada beberapa pemegang shaam, selalu ada potensi konflik, terutama bila teradapat perbedaan pendapat mengenai arah perusahaan atua penggunaan keuntungan. Hal bisa dapat mempengaruhi stabilitas da nkinerja perusahan. Jika tida ditangani dengan baik .

Kesimpulan: Apakah PT Pilihan yang Tepat untuk Anda?

Perseroan Terbatas (PT) menawarkan banyak keunggulan, mulai dari perlindungan hukum yang kuat hingga kemampuan menggalang modal yang besar. Namun, Anda juga harus mempertimbangkan kekurangan yang ada, seperti biaya pendirian yang lebih tinggi dan prosedur administratif yang lebih kompleks. Namun bila ingin murah, Anda bisa menggunakan layanan jasa pendirian pt (perseroan terbatas) milik EasyLegal.

Jika Anda berencana membangun bisnis dengan skala besar, mencari pendanaan dari investor, atau ingin memastikan kelangsungan usaha dalam jangka panjang, PT bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika Anda lebih fokus pada usaha kecil dengan risiko rendah dan ingin menjaga privasi serta kesederhanaan dalam pengelolaan, bentuk usaha lain seperti CV atau usaha perorangan mungkin lebih cocok untuk Anda.

Kontak Konsultasi Perseroan Terbatas (PT)

  • Phone: 0818-881-422
  • Whatsapp: 0818-881-422
  • Email: care@easylegal.id
  • Alamat Kantor: EasyLegal, Jasa Pendirian Perseroan Terbatas (PT) | Ruko Metro Trade Center, Jl. Soekarno Hatta No.590 Blok A-26, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia
Kelebihan Perseroan Terbatas: Solusi Bisnis yang Menguntungkan

Kelebihan Perseroan Terbatas: Solusi Bisnis yang Menguntungkan

Kelebihan Perseroan Terbatas: Solusi Bisnis yang Menguntungkan

Dalam dunia bisnis yang dinamis, memahami kelebihan Perseroan Terbatas tidak hanya penting, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk membangun fondasi yang kokoh bagi kesuksesan jangka panjang.

Perseroan Terbatas (PT) sering kali dianggap sebagai pilihan yang menarik bagi para pengusaha yang ingin memulai atau mengembangkan bisnis mereka.

Konsep struktural ini menawarkan berbagai kelebihan yang dapat memberikan perlindungan hukum, kemudahan akses modal, serta stabilitas yang diperlukan untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Kelebihan Perseroan Terbatas

Inilah, kenapa banyak pelaku usaha memilih untuk mendirikan Perseroan terbatas (PT) ?. Berikut ini kelebihan Utama PT yang ditawarkan yaitu :

1. Hak Perlindungan Hukum Yang Kuat

Salah satu kelebihan PT yaitu status sebagai badan hukum terpisah dari pemiliknya. Ini berarti, dalam hal terjadi masalah hukum, tanggung jawab pemegang saham terbatas hanya pada modal yang mereka setorkan ke perusahaan. Aset pribadi pemegang saham terlindungi dan tidak dapat disita untuk menutupi kewajiban perusahaan. Dengan perlindungan hukum yang kuat ini, risiko pribadi pemilik perusahaan jauh lebih rendah dibandingkan dengan bentuk usaha lainnya, seperti usaha perseorangan atau firma.

2. Kemampuan Mengumpulkan Modal Lebih Besar

Kelebihan PT lainnya adalah kemampuannya untuk mengumpulkan modal yang lebih besar melalui penjualan saham. PT dapat menerbitkan saham baru untuk mendapatkan dana tambahan, baik dari investor yang sudah ada maupun dari investor baru. Kemampuan ini memberikan PT keunggulan dalam hal ekspansi bisnis dan pengembangan proyek-proyek besar yang membutuhkan modal besar. Selain itu, akses ke pasar modal memungkinkan PT untuk terus berkembang dan bersaing di industri yang lebih luas.

3. Kelangsungan Usaha yang Lebih Terjamin

Keberadaan PT tidak terpengaruh oleh perubahan dalam kepemilikan saham atau manajemen. Jika salah satu pemegang saham meninggal atau menjual sahamnya, perusahaan tetap dapat berjalan seperti biasa. Hal ini memberikan kelangsungan usaha yang lebih terjamin dibandingkan dengan bentuk usaha lain yang mungkin harus ditutup atau diubah struktur kepemilikannya jika ada perubahan besar dalam manajemen.

4. Citra Usaha Lebih Profesional

Sebuah usaha yang telah dibangun di payung badan usaha PT akan meningkatkan citra profesional perusahan di mata bisnis, mitra, investor dan konsumen. PT sering dianggap lebi hstabil dan bisa dipercaya dibandingkan dengan jenis usaha lain, Oleh sebab itu lebih mudah untuk mendapat kepercayaan dari pihak ketiga. Maka usaha tersebut memiliki peluang yang lebih besar untuk memenangkan tender, menjalin kemitraan strategis dan layanana keuangan dari perbankan.

5. Pembagian Keuntungan yang Fleksibel

Dalam PT, keuntungan dibagi kepada pemegang saham dalam bentuk dividen sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki. Sistem ini memberikan fleksibilitas bagi pemilik dalam mengelola keuntungan perusahaan. Pemilik saham dapat memutuskan untuk menahan sebagian dari keuntungan untuk reinvestasi atau membagikannya kepada pemegang saham, tergantung pada strategi bisnis yang diterapkan.

6. Mudahnya Pengalihan Kepemilikan

Saham dalam PT dapat diperjualbelikan dengan relatif mudah, baik di antara pemegang saham yang ada maupun kepada pihak luar. Ini memudahkan pengalihan kepemilikan tanpa mengganggu operasional perusahaan. Proses ini jauh lebih sederhana dibandingkan dengan bentuk usaha lain yang membutuhkan perubahan signifikan dalam dokumen dan struktur perusahaan saat terjadi perubahan kepemilikan.

7. Kemampuan untuk Terdaftar di Bursa Efek

PT yang memenuhi syarat dapat terdaftar di bursa efek, memungkinkan perusahaan untuk menawarkan sahamnya kepada publik. Ini adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengumpulkan modal dalam jumlah besar. Dengan terdaftar di bursa, PT juga mendapatkan akses lebih besar ke berbagai sumber pendanaan dan dapat meningkatkan profil perusahaan di mata investor global.

8. Struktur Organisasi yang Jelas

PT memiliki struktur organisasi yang jelas, dengan pembagian tanggung jawab antara Direksi, Komisaris, dan pemegang saham. Struktur ini memungkinkan pengelolaan perusahaan yang lebih profesional dan efisien, serta memastikan bahwa setiap fungsi dalam perusahaan berjalan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Baca juga : Kekurangan Perseroan Terbatas (PT): 10 Hal yang Harus Diketahui

Kelebihan PT untuk Pengusaha Kecil dan Menengah (UKM)

Selain kelebihan umum yang telah disebutkan, PT juga menawarkan beberapa keunggulan khusus bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM):

  • Akses ke Pendanaan: PT memberikan akses yang lebih mudah ke pinjaman perbankan dan pembiayaan lainnya karena dianggap lebih stabil dan memiliki struktur legal yang kuat.
  • Fleksibilitas Pengembangan: UKM yang berstatus PT dapat dengan mudah mengundang investor untuk berpartisipasi dalam pengembangan usaha melalui penjualan saham.
  • Keberlanjutan Bisnis: Dengan struktur yang lebih solid, UKM dalam bentuk PT lebih mampu bertahan dalam menghadapi tantangan pasar dan dapat lebih mudah melakukan ekspansi.

Kesimpulan: Mengapa Memilih Perseroan Terbatas (PT)?

Perseroan Terbatas (PT) adalah pilihan yang cerdas bagi pengusaha yang ingin membangun bisnis dengan perlindungan hukum yang kuat, kemampuan untuk mengumpulkan modal yang lebih besar, dan reputasi profesional yang tinggi. Kelebihan perseroan terbatas membuat  bentuk usaha yang ideal untuk mereka yang berencana mengembangkan bisnisnya dalam jangka panjang. Baik Anda memulai usaha baru atau mengubah bentuk usaha yang sudah ada, PT memberikan struktur yang stabil dan fleksibel untuk pertumbuhan dan kesuksesan bisnis Anda.

Kontak Konsultan Perseroan Terbatas (PT)

  • Phone: 0818-881-422
  • Whatsapp: 0818-881-422
  • Email: care@easylegal.id
  • Alamat Kantor: EasyLegal Ruko Metro Trade Center, Jl. Soekarno Hatta No.590 Blok A-26, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia
Memahami Undang-Undang Merek Di Indonesia

Memahami Undang-Undang Merek Di Indonesia

Apakah anda sudah tau tentang undang undang merek di indonesia ?, Jika anda ingin daftar merek, perlu yang namanya memahami terkait hukum yang berlaku di indonesia. Pondasi hukum merek yang akan dijelaskan oleh EasyLegal untuk anda yang ingin memahami terkait seputar merek, silahkan simak.

Merek adalah sebuah aset terpenting dalam bisnis. Sebagai identitas perusahaan atau produk, merek mempunyai peran penting dalam membedakan produk atau layanan anda dari pesaing. Untuk melindungi aset berharga ini, Indonesia hadir dengan undang-undang merek sebagai payung hukum yang memberikan perlindungan atas hak merek dagang.

Peraturan Merek Diatur Dimana ?

undang undang merek

Undang-undang merek di Indonesia telah diatur dalam Undang Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Dalam peraturan tersebut memberikan perlindungan hukum merek yang telah terdaftar, Memastikan Pemilik merek memiliki atas penggunaan merek tersebut. Selain itu, Undang – undang bisa melindungi indikasi geografis.

1. Undang-Undang Merek dan Indikasi Geografis

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 mengatur tidak hanya tentang hak merek, tetapi juga tentang indikasi geografis. Indikasi geografis adalah tanda yang digunakan pada produk yang berasal dari wilayah geografis tertentu dan memiliki karakteristik yang khas. Contohnya adalah Kopi Gayo dari Aceh atau Tenun Ikat dari Sumba. Dengan adanya perlindungan indikasi geografis, produk-produk ini diakui keunikan dan kualitasnya yang khas, serta dilindungi dari penggunaan oleh pihak lain yang tidak berhak.

Baca juga : Sertifikasi HAKI

2. Undang-Undang Hak Merek Dagang

Hak merek dagang diatur dalam undang-undang merek untuk memberikan hak eksklusif kepada pemilik merek atas penggunaan dan pemanfaatan merek tersebut. Pemilik merek dagang memiliki hak untuk melarang pihak lain menggunakan merek yang identik atau mirip untuk barang atau jasa yang sejenis, yang dapat menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen. Dengan mendaftarkan merek dagang, Anda tidak hanya melindungi merek dari penyalahgunaan, tetapi juga memperkuat posisi merek Anda di pasar.

Baca juga : Semua Tentang Undang – Undang HAKI Lengkap

3. Undang- Undang Mengatur Merek

Di Indonesia, dalam undang – undang Nomor 20 Tahun 2016 meliputi poin penting yang di atur diantara lain:

  • Prosedur Pendaftaran Merek: Proses pendaftaran merek yang dilakukan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
  • Hak Eksklusif Pemilik Merek: Hak untuk menggunakan merek secara eksklusif dan melarang pihak lain menggunakan merek yang sama atau mirip.
  • Perlindungan Hukum: Perlindungan terhadap pelanggaran hak merek, termasuk tindakan hukum yang dapat diambil oleh pemilik merek.

Pentingnya Mendaftarkan Merek

Mendaftarkan merek adalah langkah penting untuk melindungi aset intelektual bisnis. Dengan pendaftaran merek, Anda bisa mendapatkan hak eksklusif yang diakui secara hukum dan melindungi merek dari pihak – pihak yang tidak berwenang. Selain itu, merek yang terdaftar bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk atua layanan Anda.

Selain itu juga, bisa mencegah terjadi penyelewangan dari pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab, banyak kasus merek yang terjadi di indonesia, karena tidak mendaftarkan merek secara resmi.

Baca juga : Status Pendaftaran Merek: Pengertian, Jenis & Alurnya

Kontak Konsultan Merek

Mengapa Sertifikasi HAKI Penting ? Cari Tahu Detailnya

Mengapa Sertifikasi HAKI Penting ? Cari Tahu Detailnya

Mengapa Sertifikasi HAKI Penting ? Cari Tahu Detailnya

Ketika memiliki karya, inovasi, dan aset intelektual harus mempunyai sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sebuah cara melindungi karya. Anda bisa mendapatkan pengakuan hukum atas hak eksklusif terhadap karya Anda.

Bentuk hak cipta, merek dagang, paten, desain industri atau jenis HAKI lainnya. Maka kendali penuh atas penggunaan karya tetapi membuka peluang untuk mengembangkan aset tersebut. Pada artikel, EasyLegal akan membahas secara lengkap terkait Sertifikat HAKI.

Apa Itu Sertifikasi HAKI?

contoh sertifikat haki

Sertifikasi HAKI ialah proses pengakuan yang diberikan oleh pemerintah melalui DJKI ( Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual ). Kementerian Hukum dan HAM, kepada individu atau perusahaan untuk mendaftarkan karya, contohnya mendaftarkan merek, agar orang tidak meniru atau menyalahgunakan merek tersebut semena – mena.

Jenis – Jenis Sertifikat HAKI di Indonesia

sertifikasi hki

Ada beberapa jenis sertifikasi HAKI yang dapat Anda peroleh, tergantung pada jenis karya atau inovasi yang Anda miliki. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Sertifikasi Hak Cipta

Hak cipta melindungi karya-karya di bidang sastra, seni, dan ilmu pengetahuan seperti buku, musik, film, dan perangkat lunak. Sertifikat hak cipta memberikan hak eksklusif kepada pencipta untuk mengatur, menggunakan, dan mendistribusikan karyanya.

2. Sertifikasi Merek

Merek adalah simbol, nama, atau kombinasi keduanya yang digunakan untuk membedakan barang atau jasa dari suatu entitas dengan yang lain. Sertifikasi merek memberikan perlindungan hukum terhadap merek dagang Anda, sehingga tidak bisa digunakan oleh pihak lain tanpa izin.

3. Sertifikasi Paten

Paten melindungi invensi atau penemuan di bidang teknologi yang memiliki nilai baru dan dapat diterapkan dalam industri. Sertifikasi paten memberikan hak eksklusif kepada penemu untuk memproduksi, menggunakan, dan menjual penemuan tersebut.

4. Sertifikasi Desain Industri

Desain industri melindungi aspek estetika dari suatu produk yang baru dan unik. Sertifikat desain industri memastikan bahwa desain tersebut tidak bisa ditiru atau digunakan oleh pihak lain tanpa persetujuan dari pemiliknya.

5. Sertifikasi Indikasi Geografis

Indikasi geografis melindungi produk yang memiliki karakteristik khusus yang berasal dari wilayah geografis tertentu, seperti kopi, teh, atau kain tradisional. Sertifikasi ini mencegah penggunaan nama geografis yang tidak sah oleh pihak lain.

Baca juga : Semua Tentang Undang – Undang HAKI Lengkap

Proses Mendapatkan Sertifikasi HAKI

sertifikasi haki

Mendapatkan sertifikasi HAKI memerlukan beberapa langkah yang perlu dipahami dengan baik. Berikut adalah panduan umum untuk proses pendaftaran dan sertifikasi HAKI di Indonesia:

1. Identifikasi Karya atau Inovasi yang Akan Didaftarkan

Langkah pertama adalah menentukan jenis HAKI yang sesuai dengan karya atau inovasi Anda. Misalnya, jika Anda memiliki sebuah merek dagang, Anda akan mendaftarkan merek tersebut. Jika Anda memiliki desain produk unik, maka desain industri adalah jenis HAKI yang tepat.

2. Persiapkan Dokumen yang Diperlukan

Setiap jenis sertifikasi HAKI memerlukan dokumen yang berbeda. Umumnya, Anda perlu menyiapkan dokumen seperti:

  • Deskripsi karya atau inovasi
  • Bukti kepemilikan atau hak atas karya tersebut
  • Surat kuasa (jika pendaftaran dilakukan oleh pihak ketiga)
  • Bukti pembayaran biaya pendaftaran

3. Lakukan Pendaftaran ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI)

Pendaftaran HAKI dapat dilakukan secara online melalui situs resmi DJKI atau secara langsung di kantor DJKI. Anda akan diminta mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen-dokumen yang telah disiapkan.

4. Proses Pemeriksaan dan Verifikasi

Setelah pendaftaran dilakukan, DJKI akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen. Proses ini mungkin memerlukan waktu beberapa bulan tergantung pada jenis HAKI yang didaftarkan. Untuk paten, pemeriksaan bisa lebih lama karena melibatkan evaluasi teknis dari invensi.

5. Penerbitan Sertifikat HAKI

Jika dokumen dan karya Anda dinyatakan sah dan memenuhi semua persyaratan, DJKI akan menerbitkan sertifikat HAKI yang memberikan Anda hak eksklusif atas karya atau inovasi tersebut. Sertifikat ini berlaku untuk jangka waktu tertentu, tergantung pada jenis HAKI, dan dapat diperpanjang.

Manfaat Mendapatkan Sertifikasi HAKI

Sertifikasi HAKI memberikan sejumlah manfaat bagi pemiliknya, termasuk:

  • Perlindungan Hukum: Sertifikasi memastikan bahwa karya Anda dilindungi oleh hukum, sehingga Anda dapat mengambil tindakan terhadap pelanggaran hak.
  • Keuntungan Ekonomi: Dengan hak eksklusif, Anda dapat memonetisasi karya Anda melalui lisensi, penjualan, atau kerja sama komersial.
  • Peningkatan Nilai Bisnis: Karya atau inovasi yang disertifikasi memiliki nilai yang lebih tinggi di pasar dan dapat menjadi aset penting bagi bisnis Anda.
  • Kredibilitas: Sertifikasi HAKI menambah kredibilitas dan reputasi Anda di mata mitra bisnis dan konsumen.

Silahkan hubungi Konsultan HAKI

Semua Tentang Undang – Undang HAKI Lengkap

Semua Tentang Undang – Undang HAKI Lengkap

Semua Tentang Undang – Undang HAKI

Apa itu Haki ? Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) adalah hak yang diberikan oleh hukum kepada individu atau kelompok karya dan inovasi yang mereka ciptakan. Contoh seperti, hak paten, merek, karya dan lain – lain.

Melalui Undang-Undang HAKI, pemerintah membeirkan perlindungan hukum terhadap berbagai bentuk karya intelektual seperti ciptaa seni, penemuan teknologi, merek dagang dan desain industri.

Undang – Undang Haki Di Indonesia

Undang - Undang Haki Di Indonesia

Indonesia mempunyai undang undang yang mengatur Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang bertujuan untuk melindungi karya cipta dan inovasi dari tindakan pelanggaran. Beberapa undang-undang penting yang berkaitan dengan HAKI:

  1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta
    Undang-undang ini mengatur perlindungan terhadap hak cipta atas karya-karya di bidang sastra, seni, dan ilmu pengetahuan. Hak cipta meliputi hak ekonomi dan hak moral, yang memberikan perlindungan terhadap pencipta dan hak untuk mengeksploitasi hasil ciptaannya secara eksklusif.
  2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis
    UU ini melindungi merek dagang dan indikasi geografis yang digunakan untuk membedakan produk atau layanan satu entitas dari yang lain. Perlindungan ini mencegah pihak lain menggunakan merek yang sama atau mirip sehingga menimbulkan kebingungan di pasar.
  3. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten
    Paten diberikan sebagai hak eksklusif kepada penemu atas invensi atau penemuan baru di bidang teknologi. Perlindungan paten mencegah pihak lain memproduksi, menggunakan, atau menjual penemuan tanpa izin dari pemegang paten.
  4. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri
    UU ini memberikan perlindungan terhadap desain yang bersifat estetis dan memiliki keunikan, seperti desain produk atau kemasan. Perlindungan ini memastikan bahwa desain yang telah didaftarkan tidak dapat ditiru atau digunakan tanpa izin.
  5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu
    UU ini mengatur perlindungan terhadap desain tata letak sirkuit terpadu, yang merupakan bagian penting dalam teknologi elektronik.
  6. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang
    Perlindungan ini mencakup informasi rahasia yang memiliki nilai ekonomi, seperti resep atau metode bisnis yang tidak diketahui publik dan telah dilindungi dengan upaya keamanan yang wajar.
  7. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman
    Perlindungan ini diberikan terhadap varietas tanaman baru yang diciptakan atau ditemukan, memberikan hak eksklusif kepada pencipta atau pemegang hak untuk mengeksploitasi varietas tersebut.

Manfaat Perlindungan HAKI bagi Pemilik Karya

Perlindungan HAKI memberikan berbagai manfaat bagi individu atau perusahaan yang memiliki karya atau inovasi. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Eksklusivitas: Pemilik HAKI memiliki hak eksklusif untuk menggunakan, menjual, atau memberikan lisensi atas karya mereka, yang dapat memberikan keuntungan finansial.
  2. Mencegah Pelanggaran: Perlindungan HAKI mencegah pihak lain menggunakan atau meniru karya tanpa izin, sehingga menjaga orisinalitas dan integritas karya.
  3. Meningkatkan Nilai Ekonomi: Karya atau inovasi yang dilindungi HAKI memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi karena keunikan dan eksklusivitasnya.
  4. Dukungan Pengembangan: Perlindungan HAKI mendorong lebih banyak inovasi dan pengembangan karya baru, karena pemilik merasa aman bahwa hasil karya mereka dilindungi oleh hukum.

Bagaimana Cara Melindungi Karya melalui Undang-Undang HAKI?

undang undang haki

Untuk mendapatkan perlindungan HAKI, individu atau perusahaan harus melakukan pendaftaran karya atau inovasi mereka sesuai dengan jenis HAKI yang relevan. Berikut langkah-langkah umumnya:

  1. Identifikasi Jenis HAKI: Tentukan apakah karya Anda merupakan hak cipta, paten, merek, desain industri, atau jenis HAKI lainnya.
  2. Pendaftaran: Ajukan pendaftaran karya atau inovasi Anda ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Proses ini melibatkan pengisian formulir, penyertaan dokumen pendukung, dan pembayaran biaya pendaftaran.
  3. Proses Verifikasi: DJKI akan memverifikasi dan memeriksa kelengkapan serta keabsahan dokumen. Jika disetujui, karya Anda akan mendapatkan sertifikat HAKI yang memberikan perlindungan hukum.
  4. Publikasi: Setelah terdaftar, informasi tentang HAKI Anda akan dipublikasikan secara terbuka sebagai bentuk pengumuman kepada masyarakat.

Silahkan hubungi Konsultan Pendaftaran Merek

Status Pendaftaran Merek: Pengertian, Jenis & Alurnya

Status Pendaftaran Merek: Pengertian, Jenis & Alurnya

Status Pendaftaran Merek: Pengertian, Jenis & Alurnya

Apa makna dari status merek TM, Pelayanan Teknis, Masa pengumuman BRM dan lain lain ? Temukan penjelas lengkap tentang tiap perubahan status merek di sini .

Berpaa lama proses pendaftar merek berlangsung ? setiap tahapan daftar merek akan melalui beberapa status hingga merek Anda resmi terdaftar. Umumnya, pemeriksaan satu merek memerlukan waktu sekitar 1 – 2 tahun. Berikut ini ialah berbagai jenis status merek dan langkah – langkah yang bisa diambil sebagai pemilik merek

Apa Itu Status Merek?

Status merek adalah kondisi resmi merek dalam sistem pendaftaran. Status ini menunjukkan apakah merek sudah terdaftar, sedang dalam proses pendaftaran, atau menghadapi masalah hukum. Setiap status memiliki arti berbeda untuk perlindungan dan hak merek tersebut.

Fungsi Status Merek

Status merek bertujuan sebagai pemberitahuan kepada pemilik merek mengenai perkembangan proses pendfataran merek yang sedang berjalan . Dari jenis status memiliki makna tersendiri.

Ada Status tertentu yang bertindak langsung dari pemilik merek. Secara umum, status terbagi  menjadi 3 kelompok utama di pendaftaran merek:

Status Pendaftaran Merek
  1. Kategori 1
    Status yang menandakan merek telah lolos ke tahap pemeriksaan berikutnya, tanpa tindakan tambahan yang diperlukan. Anda hanya tinggal menunggu hasil pemeriksaan saja.
  2. Kategori 2
    Status yang membutuhkan tindak lanjut dari pemilik merek karena kondisi kritis. Langkah yang Anda ambil selanjutnya akan menentukan masa depan dan perlindungan merek tersebut.
  3. Kategori 3
    Status yang menunjukkan kebutuhan untuk pendaftaran ulang. Status ini adalah status yang paling di hindari oleh pemilik merek.

Setiap kategori ini memiliki implikasi penting untuk kelanjutan perlindungan merek.

Kategori 1 : Status Merek Lolos Ke Tahap Berikutnya

status merek kategori 1

Golongan 1 menunjukkan jika merek Anda dalam kondisi normal tanpa kendala yang berarti. Setiap merek yang diajukan harus melewati tahap pertama. Jika merek Anda menunjukkan kategori 1. Keberhasilan belum terjamin 100%. Karena ada 2 kemungkinan yang akan terjadi.

Pertama, merek Anda bisa dipastikan lolos bila berhasil melewati seluruh proses pemeriksaan tanpa masalah.

Atau, sebaliknya, merek anda bisa menghadapi kendala yang akhirnya menyebabkan penolakan. Dalam prosesnya, Anda akan sering melihat  status “dalam proses”.   sebagai indikator tahap saat ini. Status ini bisa menunjukkan kalau pendaftaran merek akan melakukan tinjau dan belum mencapai dalam keputusan akhir. baik itu penerimaan atua penolakan.

Jenis – jenis status yang termasuk dalam golongan ini antara lain:

  1. Pelayanan teknis
  2. Pengajuan permohonan
  3. Pemeriksaan formalitas
  4. Masa pengumuman BRM
  5. Pemeriksaan substantif 1
  6. Pemeriksaan substantif 2
  7. Pemeriksaan substantif oleh Kasubdit
  8. Persetujuan Direktur untuk di beri
  9. Untuk di daftar
  10. Didaftar

Kategori 2: Status Merek Harus Tindak Lanjuti

Golongan 2 terdapat status merek yang harus di tindak lanjut oleh Anda sebagai Pemilik merek. Yang dimaksud dari tindak lanjuti yaitu mengikuti permintaan dari DJKI. Sebagai contoh, ketika Anda melihat status “dalam proses” di bawah nama merek. terdapat pesan yang mencakup hal – hal tersebut

  1. Menunggu tanggapan formalitas
  2. Menunggu tanggapan substantif
  3. Menunggu tanggapan substantif atas usul tolak

Jika Anda melihat tulisan status seperti di atas, Maka persetansi keberhasilan dari daftar merek tersebut, tergantung dari hasil yang Anda kirimkan kepada DKJI.  Kesalahan kecil saja di tahap ini akan berakhir fatal yaitu Penolakan Merek Anda

1. Alur Merek Harus Di Tindak Lanjuti

status merek kategori 2

 

2. Alur Menunggu Keberatan / Sanggahan

Alur Menunggu Keberatan / Sanggahan

 

3. Alur Pemeriksaan Substantif Setelah Usulan Penolakan

Status merek kategori 2 Alur Pemeriksaan Substantif (2)

 

4. Alur Menunggu Tanggapan Substantif Atas Usul Penolakan

Status merek kategori 2 Alur Menunggu Tanggapan Substantif (2)

 

Kategori 3 : Status Merek Penolakan

Kategori 3 ini adalah merek yang mengalami penolakan dari DKJI. Anda harus melihat dari dekat nama merek yang sedang Anda ajukan, bila muncul sebuah keterangan seperti berikut. Anda tidak ada pilihan lain melakukan pendaftaran ulang.

Jenis – Jenis Status Yang Artinya Penolakan adalah:

  1. Ditolak
  2. Ditolak berdasarkan tanggapan
  3. Ditolak karena oposisi
  4. Ditolak karena tidak ada tanggapan

Jika sebuah merek memiliki salah satu status di atas. Artinya anda  harus melakukan pendaftaran ulang.Meskipun berupaya melawan DJKI dalam upaya mempertahankan merek mungkin lebih mudah, berhadapan dengan pemilik merek lain dapat menjadi tugas yang sulit.

Ada Hal terpenting yang harus menghindari penolakan adalah disarankan untuk menjaga agar nama merek Anda berbeda dengan merek yang sudah ada. Hal ini akan membantu Anda dalam melindungi nama merek Anda. Sementara itu, penilaian seberapa kuat perbedaan merek Anda akan menjadi tanggung jawab pemeriksa DJKI.

Setiap status mencerminkan tahap pemeriksaan yang berbeda, sehingga perubahan status tersebut memberikan gambaran sejauh mana proses pemeriksaan merek Anda telah berlangsung.

1. Alur Kategori 3 Ditolak Berdasarkan Tanggapan

Status Merek Kategori 3 Alur Ditolak Berdasarkan Tanggapan

 

2.  Alur Kategori 3 Ditolak Berdasarkan Tidak ada Tanggapan

Alur Kategori 3 Ditolak Berdasarkan Tidak ada Tanggapan

 

Tahap dalam Proses Pendaftaran Merek

Dalam proses permohonan pendaftaran merek, terdapat beberapa tahap yang dapat menjadi pedoman untuk melihat sejauh mana kemajuan pendaftaran merek Anda. Tahap-tahap tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Tahap awal permohonan
  2. Tahap pemeriksaan
  3. Tahap penerbitan sertifikat
  4. Tahap pemeriksaan ulang (bisa karena adanya keberatan atau hal lainnya).

Setiap tahap ini akan memengaruhi keberhasilan dalam pendaftaran merek Anda.

1. Tahap Awal Permohonan

Pada tahap awal ini, terdapat serangkaian status yang wajib dihadapi oleh pemohon merek. Status-status tersebut mencakup Pelayanan Teknis dan Pemeriksaan Formalitas. Setelah melewati kedua status ini, terdapat beberapa kemungkinan perkembangan tahapan yang dapat dihadapi oleh setiap permohonan.

  • (TM) Pelayanan TeknisPelayanan teknis adalah istilah yang digunakan oleh Ditjen KI untuk menunjukkan antrean dalam proses layanan merek. Status ini tidak terbatas hanya pada tahap awal pendaftaran, tetapi bisa muncul di berbagai tahap hingga merek mendapatkan sertifikat resmi. Penting untuk diingat bahwa hingga sertifikat diterbitkan, keamanan merek Anda belum sepenuhnya terjamin. Oleh karena itu, menggunakan fitur Monitoring Merek dari EasyLegal sangat dianjurkan untuk memantau perkembangan merek Anda secara menyeluruh.
  • (TM) Pemeriksaan Formalitas
    Pemeriksaan formalitas adalah tahap awal di mana persyaratan pendaftaran merek Anda akan diperiksa secara rinci. Jika ditemukan kekurangan dalam dokumen yang diajukan, Anda akan menerima pemberitahuan untuk melengkapi dokumen tersebut. Kelengkapan dokumen pada tahap ini sangat penting karena akan menentukan langkah berikutnya dalam proses pendaftaran merek. Setelah tahap ini selesai, proses akan berlanjut ke pemeriksaan lebih lanjut.
  • (TM) Pemeriksaan Formalitas Kurang Lengkap
    Jika setelah mengajukan perbaikan masih terdapat dokumen yang belum lengkap, Ditjen KI dapat memberikan status ini. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena masih ada kesempatan untuk melengkapi dokumen yang kurang. Pastikan Anda segera melengkapi persyaratan yang diminta agar pengajuan merek Anda tidak dibatalkan oleh Ditjen KI.
  • (TM) Menunggu Tanggapan Formalitas
    Status ini muncul jika pemohon tidak segera memenuhi permintaan untuk melengkapi dokumen secara lengkap sesuai instruksi Ditjen KI. Jika merek Anda memiliki status ini, sangat penting untuk segera menyelesaikan dokumen yang diminta agar proses pendaftaran tidak tertunda.
  • (TM) Dianggap Ditarik Kembali
    Status ini diberikan jika pemohon tidak merespons atau tidak melengkapi dokumen yang diminta oleh Ditjen KI dalam jangka waktu yang ditentukan. Jika tidak ada tanggapan dari pemilik merek, pengajuan pendaftaran merek akan dianggap telah ditarik kembali oleh pemohon.

2. Tahap Pemeriksaan

Tahap ini menjadi penentu apakah merek Anda akan diterbitkan sertifikatnya atau malah akan ditolak. Pertimbangan yang digunakan oleh pemeriksa merujuk pada ketentuan dalam Undang-Undang Merek. Ada beberapa status yang mungkin Anda temui saat memasuki tahap pemeriksaan ini.

  • (TM) Dalam Proses
    Setelah pemilik merek mendapatkan surat penolakan tetap, Dltjen KI kerap memberikan kesempatan untuk mempertahankan merek melalui jalur banding. Status ini menunjukkan bahwa proses pemeriksaan merek sedang berlangsung. Status ini bisa muncul di berbagai fase, mulai dari pemeriksaan awal hingga fase penilaian akhir.
  • (TM) Masa Pengumuman BRM
    Setelah memenuhi semua persyaratan awal, merek Anda akan diumumkan oleh Dltjen KI agar publik mengetahui tentang pendaftaran merek baru tersebut. Pemilik merek harus bersiap jika ada keberatan dari pemilik merek yang sudah ada sebelumnya.
  • (TM) Selesai Masa Pengumuman
    Status ini muncul setelah periode pengumuman selama sekitar 3 bulan berakhir, menandakan bahwa periode pengajuan keberatan telah ditutup oleh Dltjen KI, yang kemudian akan meninjau semua keberatan yang diajukan.
  • (TM) Pemeriksaan Substantif 1
    Dengan mempertimbangkan keberatan yang diajukan, pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan berdasarkan keberatan tersebut dan UU Merek. Pada tahap ini, belum ada keputusan penolakan atau persetujuan.
  • (TM) Menunggu Tanggapan Substantif
    Status ini muncul ketika pemilik merek diminta untuk memberikan konfirmasi atau penjelasan tambahan, yang biasanya dikomunikasikan melalui email atau akun merek mereka.
  • (TM) Menunggu Tanggapan Substantif Atas Usul Penolakan
    Serupa dengan status sebelumnya, namun khusus untuk kasus di mana telah ada usul penolakan, baik dari pihak lain maupun dari pemeriksaan internal Dltjen KI.
  • (TM) Pemeriksaan Substantif Setelah Usul Penolakan
    Setelah menerima tanggapan dari pemilik merek, Dltjen KI akan menilai baik usulan penolakan maupun tanggapan untuk menentukan langkah selanjutnya.
  • (TM) Tanggapan Diterima
    Jika tanggapan yang dikirimkan pemilik merek memuaskan pemeriksa, status selanjutnya menunjukkan bahwa merek dapat melanjutkan proses pemeriksaan setelah mengatasi usulan penolakan.
  • (TM) Ditolak Berdasarkan Tanggapan
    Jika pemeriksa tidak yakin dengan argumen yang disampaikan, status ini menandakan penolakan, memaksa pemilik merek untuk meyakinkan pemeriksa lagi atau mendaftar ulang dengan merek yang berbeda.
  • (TM) Persetujuan Oleh Direktur Untuk Ditolak Berdasarkan Tanggapan
    Status ini muncul ketika tanggapan yang dikirimkan tidak dianggap cukup kuat oleh Direktur Merek untuk mempertahankan pendaftaran merek.
  • (TM) Persetujuan Oleh Direktur Untuk Ditolak Berdasarkan Oposisi
    Muncul ketika ada keberatan kuat dari pihak lain terhadap pendaftaran merek Anda, yang dianggap cukup valid untuk penolakan oleh Direktur Merek.
  • (TM) Persetujuan Oleh Direktur Untuk Ditolak Karena Tidak Ada Tanggapan
    Ini terjadi ketika Direktur Merek mempertimbangkan untuk menolak pendaftaran karena absennya tanggapan dari pemilik merek.
  • (TM) Ditolak Karena Tidak Ada Tanggapan
    Status akhir ini menandakan penolakan karena tidak ada upaya dari pemilik merek untuk memberikan tanggapan yang dapat mempertahankan pendaftaran merek mereka.
  • (TM) Mengabulkan Permohonan Banding
    Status ini menandakan bahwa permohonan banding yang diajukan sedang dalam proses evaluasi oleh Ditjen KI.
  • (TM) Pemeriksaan Formalitas Banding Merek
    Pada tahap ini, pemilik merek diharuskan untuk mengirimkan dokumen-dokumen tertentu sebagai bagian dari proses banding. Status ini menunjukkan bahwa dokumen tersebut sedang ditinjau.
  • (TM) Permohonan Banding Tidak Dapat Diterima Kurang Syarat
    Jika dokumen yang dikirimkan tidak memenuhi persyaratan, status ini akan diberikan, menunjukkan bahwa permohonan banding tidak lengkap.
  • (TM) Permohonan Banding Tidak Dapat Diterima
    Status ini diberikan jika ada alasan lain, selain ketidaklengkapan dokumen, yang membuat permohonan banding tidak bisa diterima.
  • (TM) Pemeriksaan Substantif 2
    Ini adalah tahap pemeriksaan substantif terakhir, dimana merek memiliki kesempatan tinggi untuk diterima oleh Ditjen KI.
  • (TM) Pemeriksaan Oleh Kasubdit
    Status ini menandakan bahwa merek sedang diperiksa oleh Kasubdit, menunjukkan kemungkinan besar pengeluaran sertifikat merek.
  • (TM) Persetujuan Direktur Untuk Diberi
    Pada tahap ini, persetujuan Direktur Merek sedang diminta untuk menerbitkan sertifikat merek, menandakan bahwa semua proses telah dilewati tanpa masalah.
  • (TM) Persetujuan Oleh Direktur Untuk Daftar Sebagian Setelah Menerima Tanggapan
    Meskipun tanggapan telah dikirimkan, terkadang Ditjen KI hanya menyetujui perlindungan atas sebagian dari merek, dengan sebagian lainnya mungkin ditolak.
  • (TM) Persetujuan Oleh Direktur Untuk Daftar Seluruhnya Setelah Menerima Tanggapan
    Status ini menunjukkan bahwa pemilik merek telah berhasil meyakinkan pemeriksa untuk memberikan perlindungan penuh atas merek yang sebelumnya bermasalah.
  • (TM) Persetujuan Oleh Direktur Untuk Didaftar Karena Oposisi Tidak Diterima
    Jika merek sempat mendapatkan usulan penolakan dari pihak lain tetapi usulan itu ditolak oleh pemeriksa, status ini akan diberikan.

3. Tahap Penerbitan Sertifikat

Moment yang dinanti-nantikan kini semakin dekat. Dltjen KI saat ini tengah dalam proses finalisasi sertifikat merek untuk kemudian diserahkan kepada para pemilik melalui akun merek mereka.

  • (TM) Untuk Didaftar
    Proses penyiapan sertifikat merek memang membutuhkan sedikit waktu. Namun, tidak perlu khawatir, karena dalam waktu dekat, Anda akan dapat mencetak sertifikat merek Anda sendiri.
  • (TM) Didaftar
    Ini adalah waktu untuk memeriksa inbox surat pada akun merek Anda. Di sana, dokumen sertifikat dari Ditjen KI akan tersedia. Jika terdapat detail yang tidak akurat, proses selanjutnya adalah mengajukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

4. Tahap Pemeriksaan Lanjutan

  • (TM) Kadaluarsa
    Status ini ditujukan untuk merek yang masa berlakunya telah lewat lebih dari 6 bulan tanpa adanya pengajuan perpanjangan. Hal ini menandakan bahwa perlindungan merek telah berakhir karena ketiadaan inisiatif perpanjangan dari pemiliknya.
  • (TM) Perpanjangan Ditolak
    Status ini muncul ketika Ditjen KI memutuskan untuk tidak menyetujui permohonan perpanjangan yang diajukan oleh pemilik merek. Dengan demikian, hak atas merek tersebut dianggap berakhir, dan pemilik merek harus mendaftarkan kembali mereknya jika ingin melanjutkan perlindungan.
  • (TM) Pengadilan
    Dalam beberapa kasus, pemeriksaan merek dapat melibatkan proses pengadilan yang mengikutsertakan hakim. Status ini diberikan ketika merek sedang dalam proses hukum di pengadilan, menunggu keputusan yang akan menentukan nasib merek tersebut.
  • (TM) Didaftar Berdasarkan Putusan Pengadilan
    Apabila pengadilan memutuskan bahwa merek yang sedang dalam sengketa layak untuk diberikan hak, Ditjen KI akan mengupdate status merek tersebut menjadi didaftarkan berdasarkan keputusan pengadilan.

Merek Dianggap Terdaftar

Anda tidak harus melewati semua tahap untuk merek Anda terdaftar. Kabar baiknya, prosesnya bisa dipersingkat kalau tidak ada masalah dengan merek Anda.

Saat merek Anda sudah mendapat status “Didaftar”, artinya proses pemeriksaan sudah selesai. Apa yang harus dilakukan selanjutnya? Yang penting, ingat kapan harus memperpanjang pendaftaran merek Anda agar tetap aktif.

Kalau Anda masih menunggu status “Didaftar” tapi belum muncul juga, Anda perlu cek status merek Anda sendiri. Caranya gampang, tinggal masukin nama merek Anda ke dalam sistem, nanti langsung kelihatan status terbarunya.

Dibatalkan, Dihapus & Ditarik Kembali

Mendaftar merek bukan hanya soal keberuntungan tapi juga memerlukan pemahaman yang baik tentang prosesnya, termasuk mengerti apa itu status dibatalkan, dihapus, dan ditarik kembali:

  • (TM) Dibatalkan
    Status ini berarti ada seseorang yang tidak setuju dengan pendaftaran merek Anda dan berhasil membatalkannya melalui pengadilan. Ini terjadi karena ada keberatan dari pihak lain terhadap merek Anda.
  • (TM) Dihapus
    Berbeda dengan dibatalkan yang muncul karena permohonan dari orang lain, dihapus bisa terjadi karena Anda sendiri meminta. Bisa juga karena permintaan dari orang lain atau bahkan keputusan dari menteri.
  • (TM) Ditarik Kembali
    Status ini muncul jika Anda gagal menyertakan dokumen yang diperlukan saat pendaftaran. Misalnya, saat mendaftar merek untuk UMKM tapi lupa melampirkan surat keterangan UMKM. Walaupun Anda bisa mengirimkan dokumen yang tertinggal, harus sebelum batas waktu yang ditentukan, yaitu 30 hari. Kalau lewat dari itu, merek Anda bisa mendapat status “ditarik kembali” karena dianggap tidak lagi berminat dengan pendaftaran.

Mengerti status-status ini penting saat Anda mendaftarkan merek, karena memberi gambaran tentang proses yang sedang berlangsung. Jika ingin